• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Bupati Bambang Firdaus Sebut Hanya 25 Persen Guru Kuasai Materi, Sekolah Negeri Ditinggalkan

admin by admin
17 Oktober 2026
in Pendidikan
0
Pesan Bupati Bambang Kepada Pejabat Yang Dilantik
75
SHARES
9.4k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU — Hanya 25 persen guru di Dompu yang menguasai materi, dan hanya 10 persen yang mampu menyampaikannya dengan baik kepada siswa. Angka itu disebut langsung oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus di hadapan para kepala sekolah, sambil mengingatkan bahwa sekolah negeri kini ditinggalkan masyarakat.

Bambang meminta kepala sekolah menempatkan diri sebagai pimpinan dalam pembelajaran. Katanya, pendidikan berkualitas mustahil diwujudkan kepala sekolah seorang diri. Kepala sekolah harus merangkul dewan guru, tenaga kependidikan, orang tua, siswa, dan komite agar sejalan dalam satu misi, satu frekuensi, dan satu mimpi. “Itu satu kesatuan ekosistem yang harus kita bangun untuk memajukan sekolah kita hari ini,” tegas Bambang.

BERITA TERKAIT

Terdampak Mutasi, Tunjangan Sertifikasi 62 Kepala Sekolah dan Plt di Dompu Tersendat

PWI Pusat Apresiasi UKW Mandiri PWI NTB, Dorong Pemprov NTB Beri Support Menuju Porwanas 2027

PWI Sumbawa Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Usung Tema Dedikasi dan Karya

Bupati mengutip hasil penelitian yang, menurut dia, bukan karangannya sendiri. Kemampuan pedagogi guru disebut sangat rendah. Dari seluruh guru, hanya seperempat yang menguasai materi dan hanya satu dari sepuluh yang mampu menyampaikannya secara baik dan benar.

Dia menilai angka itu menjelaskan mengapa mutu anak didik merosot. “Ini fakta di depan mata Bapak Ibu Kepala Sekolah yang harus dicarikan jalan keluarnya,” ujarnya.

Bambang juga menyoroti pergeseran pilihan orang tua. Katanya, masyarakat sudah berbondong-bondong mendaftarkan anak ke Sekolah Islam Terpadu (SIT) meski harus bersaing, membayar biaya, bahkan berutang. Akibatnya, banyak sekolah negeri ditinggalkan.

Dia mempertanyakan sikap diam para kepala sekolah. Krisis kepercayaan terhadap Sekolah Negeri ini, kata dia, terjadi juga di lingkungan sekolah yang dipimpin oleh Kepala Sekolah yang dilantik oleh Penerintah Kabupaten Dompu, sebab ada kepala sekolah dan guru yang tidak menyekolahkan anaknya di tempat mereka mengajar.

“Artinya kepala sekolah sendiri, guru sendiri, tidak lagi mempercayai sekolahnya. Lalu bagaimana kita mau memperbaiki dunia pendidikan?” ucapnya.

Dia mengingatkan, jika keberadaan guru hanya untuk mengisi absensi demi gaji, sertifikasi, dan pengelolaan dana, tujuan pendidikan tidak akan tercapai.

Guru Menumpuk, Murid Sedikit

Persoalan lain ialah distribusi guru. Bupati mencontohkan satu sekolah dengan 27 guru yang hanya memiliki 21 orang murid. Dia mengaku belum menemukan rumusan yang bisa menjelaskan komposisi itu. Rasio ideal, menurut pemahamannya, adalah satu guru untuk 20 siswa.

Di Dompu, lanjut Bupati, kelebihan guru mencapai sekitar 2.600 orang. Jika jumlah guru dibagi jumlah siswa, satu guru hanya mengajar enam sampai tujuh murid. Dengan rasio sekecil itu, kata Bambang, murid Dompu semestinya sudah menyaingi murid Jepang. “Tapi tidak linier,” ujarnya. Mutu belum sejalan dengan jumlah guru yang melimpah.

Data itu memperlihatkan bahwa masalah Dompu terletak pada kualitas dan penempatan guru, sementara jumlahnya sudah melebihi kebutuhan.

Bambang menegaskan bahwa pembangunan yang paling penting adalah sumber daya manusia, dan cetakannya ada di tangan kepala sekolah. Dia meminta sekolah dijadikan rumah ternyaman dan tersejuk, tempat mimpi dan masa depan anak-anak bertumbuh. Dia mengingatkan bahwa fondasi pendidikan yang rapuh mengancam cita-cita Indonesia Emas 2045.

Tiga persoalan yang disebut Bupati saling berkaitan. Guru yang kurang cakap menurunkan mutu, mutu yang turun menggerus kepercayaan, dan kepercayaan yang hilang membuat murid pindah ke sekolah lain. Guru yang menumpuk di sekolah bermurid sedikit juga memperbesar beban anggaran tanpa memperbaiki hasil belajar.

Kritik itu membawa pesan bahwa pembenahan harus dimulai dari dalam sekolah. Bambang menantang kepala sekolah menjawab keraguan masyarakat dengan perubahan nyata yakni, membangun kerja sama, meningkatkan kemampuan guru, dan menghadirkan layanan yang membuat orang tua yakin.

Ujian itu ada di tangan kepala sekolah, yang diminta bergerak bersama seluruh unsur sekolah sebelum kepercayaan masyarakat semakin menipis. Tanpa langkah itu, sekolah negeri di Dompu terancam terus kehilangan murid. (Idin)

 9,181 kali dilihat,  19 kali dilihat hari ini

Previous Post

Pesan Bupati Bambang Kepada Pejabat Yang Dilantik

Next Post

Darurat Karhutla, FABEM Desak Presiden Ambil Komando dan Pecat Pejabat yang Lalai

admin

admin

Related Posts

Terdampak Mutasi, Tunjangan Sertifikasi 62 Kepala Sekolah dan Plt di Dompu Tersendat
Pendidikan

Terdampak Mutasi, Tunjangan Sertifikasi 62 Kepala Sekolah dan Plt di Dompu Tersendat

17 September 2026
PWI Pusat Apresiasi UKW Mandiri PWI NTB, Dorong Pemprov NTB Beri Support Menuju Porwanas 2027
Pendidikan

PWI Pusat Apresiasi UKW Mandiri PWI NTB, Dorong Pemprov NTB Beri Support Menuju Porwanas 2027

13 September 2026
PWI Sumbawa Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Usung Tema Dedikasi dan Karya
Pendidikan

PWI Sumbawa Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Usung Tema Dedikasi dan Karya

10 September 2026
Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah
Pendidikan

Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

10 September 2026
Dirangkai UKW, PWI NTB Gelar OKK Perdana Untuk Seluruh Anggota
Pendidikan

Dirangkai UKW, PWI NTB Gelar OKK Perdana Untuk Seluruh Anggota

1 September 2026
Santri Ponpes Imam Bukhari Dompu Raih Prestasi di OBA Ke-9, Dua Santri Melaju ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Santri Ponpes Imam Bukhari Dompu Raih Prestasi di OBA Ke-9, Dua Santri Melaju ke Tingkat Nasional

30 Agustus 2026
Next Post
Darurat Karhutla, FABEM Desak Presiden Ambil Komando dan Pecat Pejabat yang Lalai

Darurat Karhutla, FABEM Desak Presiden Ambil Komando dan Pecat Pejabat yang Lalai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Bronson Meydi Anak Pantai Lakey, Juara Kejurnas Surfing 2026

Bronson Meydi Anak Pantai Lakey, Juara Kejurnas Surfing 2026

20 Oktober 2026
Menunggu Pansel Kursi Sekda Domp

Menunggu Pansel Kursi Sekda Domp

19 Oktober 2026
Darurat Karhutla, FABEM Desak Presiden Ambil Komando dan Pecat Pejabat yang Lalai

Darurat Karhutla, FABEM Desak Presiden Ambil Komando dan Pecat Pejabat yang Lalai

19 Oktober 2026
Pesan Bupati Bambang Kepada Pejabat Yang Dilantik

Bupati Bambang Firdaus Sebut Hanya 25 Persen Guru Kuasai Materi, Sekolah Negeri Ditinggalkan

17 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS