DOMPU – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Imam Bukhori (IB) yang juga disebut Pondok Pesantren (Ponpes) Imam Bukhori Kabupaten Dompu semakin memperlihatkan kiprahnya sebagai lembaga pendidikan yang akan diminati oleh masyarakat, karena pada tahapan perekrutan mahasiswa baru melalui jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Test) dan jalur prestasi, SMA (Sekolah Menengah Atas) Imam Bukhari (IB) mampu bersaing dengan sekolah sederajat umum lainnya dalam jumlah penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun di PT Swasta.
Sejumlah siswa alumni SMA IB Dompu juga berhasil diterima di PTN melalui jalur prestasi. “Ada 3 orang siswa dari SMA Imam Bukhari (IB) yang lolos jalur prestasi yakni, Nur Awalia Rizqiatun (Pendidikan Dokter), Silfi Hairunia (Pendidikan Bahasa Inggris) Rara Azzahra (Matematika). Mereka ini diterima di Universitas Mataram,” jelas Mush’ab Abdurrahman LC, Kepala SMA Imam Bukhori yang diwawancarai wartawan, Jum’at 13/06/2025.
Lolos melalui jalur SNBT di PTN yang cukup bergengsi di tanah air, Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogyakarta adalah Suciarti Putri yang diterima di Kedokteran dan Ummi Nuramaliah, S1 pendidikan Kimia Universitas Mataram.
Diterima di Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar, Dhani Al Wildan Az-Zaky, yang diterima di Pendidikan Keperawatan & Profesi Ners Poltekes Kemenkes Mataram, Andre Maulana. Juga ada Syarif Muttaqin yang diterima di S1 Teknik Elektro Universitas Mataram.
Ada juga yang lolos di Perguruan Tinggi Swasta bergengsi seperti, Zaitun Aufa (Pendidikan Keperawatan Unisa), Awaliyah Rizki Fitri Ramdani (keperawatan anestesiologi D4 – Universitas aisyiyah Yogyakarta). “Dari sisi umum, SMA SIT IB Dompu kami bisa katakan bahwa dalam prestasi kelolosan di Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta, kami sejajar dengan SMA Negeri di daerah ini,” jelas Mush’ab.
Keberhasilan yang lagi-lagi sangat dibanggakan oleh lembaga pendidikan SIT IB Dompu di tahun 2025 ini, mereka mencatat jumlah yang luar biasa banyak diterima di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta.
Delapan nama siswa SIT IB yang diterima LIPIA Jakarta Cabang dari Universitas Islam Muhammad bin Saud, Riyaadh Arab Saudi diantaranya, Khairunnisa, Sofiya, Anggun Dwiyanti, Raysha Nurmaulidza Syaputri, Intan lailatulislamia, Aanggun Dwiyanti dan Sumayyah.
“Ini luar biasa karena anak-anak ini berhasil melewati ketegangan menghadapi penguji yang semuanya berasal dari Makkah dan Madinah. Proses testnya melalui Video call berbahasa Arab, jadi tidak ada yang bisa membantu mereka saat ujian berlangsung. Mereka lolos murni,” jelas Mush’ab. “Jadi kalau lah dibanding dengan Ponpes Abu Hurairah, maka Ponpes Imam Bukhori sebanding lah dengan mereka,” tambahnya.
Kepala Sekolah SMA IB Dompu ini berharap dengan prestasi utang diraih SIT IB Dompu saat ini, masyarakat Dompu pun memberikan kepercayaan mereka untuk menitipkan anak-anaknya untuk menimba ilmu di SMA Imam Bukhori.
“Bukan saja hanya jurusan agama yang dibuka di sini, SMA IB juga membuka jurusan umum yang tentunya bisa maju di PTN dan PTS yang diinginkan oleh setiap siswa,” ujarnya.
Mush’ab mengakui bahwa minat masyarakat Dompu untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya di SMA IB masih rendah karena yang mendaftar di tiap penerimaan siswa baru masih di angka sekitar 60 sampai 70 orang siswa.
“Seharusnya dengan jumlah tamatan SMP Imam Bukhori yang mencapai lebih dari 400 orang tiap tahun, seharusnya yang lanjut di SMA IB jumlahnya banyak, namun sampai penerimaan siswa baru tahun ini masih sangat sedikit,” sebut alumni Universitas Majmaah Riyadh Arab Saudi ini. (F16)
15,279 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini











