• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Olahraga

Menelusuri Rote Ndao Sebagai Calon Venue Surfing PON NTB-NTT 2028

admin by admin
27 Juli 2026
in Olahraga
0
Menelusuri Rote Ndao Sebagai Calon Venue Surfing PON NTB-NTT 2028

Tower Wasit (Judge) Surfing di lepas Pantai Lakey di Kabupaten Dompu, lengkap dengan ruang tunggu para Atlit Surfer

139
SHARES
21.8k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU — Rencana penetapan Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, sebagai lokasi pertandingan cabang olahraga selancar ombak pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 NTB-NTT menuai sorotan dari kalangan pelaku olahraga selancar. Rencana pertandingan yang akan digelar di Pantai Nemberala dan Pantai Bo’a, Kecamatan Rote Barat, itu dinilai belum sepenuhnya mempertimbangkan aspek teknis yang selama ini menjadi acuan utama dalam memilih arena kejuaraan selancar berskala nasional.

Kritik itu datang dari Ilyas Jakariah, mantan wasit (judge) selancar ombak yang telah malang melintang memimpin penjurian di berbagai kejuaraan, baik di Nusa Tenggara Barat maupun Nusa Tenggara Timur, termasuk di Rote Ndao sendiri. Menurut Ilyas, karakter ombak di perairan Rote Ndao jauh dari ideal untuk ajang sekelas PON.

BERITA TERKAIT

Evaluasi Menyeluruh Jadi Harapan Setelah Dompu Terpuruk di Porprov XII NTB 2026

Prestasi Terjun Bebas, KONI Dompu Dituntut Evaluasi Total Jelang PON

Spanyol Juara Dunia! Gol Ferran Torres di Perpanjangan Waktu Tekuk Argentina 1-0

Tower Wasit di lepas Pantai Lakey di Kabupaten Dompu saat gelombang mulai pasang. (Kondisi setelah perbaikan lantai satu sebagai ruang tunggu atlit yang pernah rusak.

“Saya pernah diundang jadi judge di event kejuaraan International di sana, gelombangnya kecil tidak sebagus di Lombok Tengah apalagi kalau dibanding dengan Lakey Peak,” ujar Ilyas.

Lombok Tengah Dinilai Lebih Layak

Ilyas membandingkan karakter ombak Rote Ndao dengan dua kawasan selancar unggulan di NTB, yaitu Pantai Lakey Dompu dan perairan Lombok Tengah. Ia mengakui gelombang di Lombok Tengah memang belum menandingi kualitas legendaris Lakey Peak, ombak kelas dunia yang telah lama menjadi rujukan peselancar mancanegara. Namun dibandingkan Rote Ndao, kata Ilyas, gelombang Lombok Tengah tetap lebih memenuhi syarat sebagai arena kompetisi resmi.

Penilaian itu bukan tanpa dasar pengalaman lapangan. Ilyas pernah membawa tiga atlet selancar binaan Dompu Surfing Association (DSA) untuk berlaga di kejuaraan internasional yang digelar di Rote Ndao, yakni Syamsudin Sammy, Sadam, dan Jamaica. Dari pengalaman mendampingi ketiga atlet tersebut sekaligus bertugas sebagai juri, ia menilai konsistensi dan ukuran ombak di lokasi itu kerap tidak mendukung performa terbaik para peselancar.

Klaim Kesiapan dari Pemerintah Daerah

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah menyatakan optimismenya menyambut penunjukan tersebut. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyebut daerahnya siap menjadi tuan rumah cabang selancar ombak, dengan alasan kondisi gelombang laut setempat sudah diperhitungkan aman untuk pertandingan. Katanya pertandingan selancar ombak direncanakan berlangsung di Pantai Nemberala dan Pantai Bo’a, Kecamatan Rote Barat. Dari sisi infrastruktur, Rote Ndao disebut telah memiliki akses jalan darat yang sebagian besar dalam kondisi baik, pelabuhan untuk transportasi laut, serta Bandara D.C. Saudale yang melayani konektivitas udara harian dengan Kupang.

Pemerintah kabupaten juga berencana menyempurnakan sejumlah fasilitas pendukung seperti area parkir, ruang ganti, dan panggung pertandingan, dengan harapan ajang ini turut mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Rencana penetapan Rote Ndao sebagai venue selancar ombak sendiri sudah bergulir sejak awal 2025, ketika KONI NTT mengumumkan pembagian 22 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di wilayah NTT, dengan selancar ombak dijatahkan ke Rote Ndao, layar ke Manggarai Barat, paralayang dan paramotor ke Nagekeo, hingga berkuda ke Sumba. Penetapan cabor dan venue tersebut disampaikan masih bersifat sementara dan menunggu keputusan final Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama KONI Pusat.

Menara Juri Lakey Peak Jadi Bukti Kesiapan Infrastruktur

Selain soal karakter gelombang, Ilyas juga menyoroti kesenjangan kesiapan infrastruktur penunjang pertandingan antara Lakey Peak dan Rote Ndao. Ia menyebut menara juri di Point Lakey Peak, yang dibangun sejak kejuaraan internasional pada 1996 dan 1997 yang digelar Indonesia Surfing Association (INSA) kerjasama Australia Surfing Profesional (ASP), hingga kini masih berdiri kokoh di lepas pantai.

“Tower yang berdiri itu adalah yang selama ini menjadi tempat juri memberi nilai langsung kepada setiap atlet selancar ombak dari berpuluh-puluh kali kejuaraan yang dilaksanakan oleh berbagai klub surfing, termasuk O’Neill dan Billabong yang pernah beberapa kali menggelarnya di Lakey Peak,” ungkap Ilyas.

Menurut Ilyas, keberadaan menara penjurian yang permanen dan teruji selama puluhan tahun itu menjadi bukti nyata bahwa Lakey Peak memiliki fondasi infrastruktur kompetisi yang matang. Fasilitas semacam ini krusial bagi cabang selancar ombak, sebab posisi juri yang tepat dan stabil di titik pecah ombak sangat menentukan akurasi penilaian, terutama untuk kejuaraan berskala besar seperti PON. 

Dia menilai kesiapan semacam itu belum tampak di Rote Ndao. Rencana pembenahan yang disampaikan pemerintah kabupaten setempat masih berkisar pada fasilitas dasar seperti area parkir dan ruang ganti, sementara fasilitas teknis khusus penjurian pertandingan selancar belum banyak disinggung.

Pertaruhan antara Simbol Kedaerahan dan Standar Kompetisi

Kasus ini menggambarkan dilema yang lazim muncul dalam penyelenggaraan multi-event olahraga skala besar, karena pemerataan venue antarwilayah kerap berbenturan dengan tuntutan teknis cabang olahraga tertentu. Selancar ombak adalah cabang yang sangat bergantung pada kondisi alam, arah angin, musim, bentuk terumbu karang, hingga pasang surut gelombang, sehingga pemilihan lokasi idealnya melibatkan kajian karakter gelombang secara mendalam, dengan menempatkan kualitas teknis sebagai pertimbangan utama, sejajar dengan aspek pemerataan wilayah tuan rumah.

Suara Ilyas Jakariah dapat menjadi masukan penting bagi KONI Pusat dan Kemenpora sebelum keputusan venue final diketok. Pengalamannya sebagai juri lintas provinsi memberi perspektif teknis yang jarang tersentuh dalam pembahasan administratif semacam rapat kerja provinsi atau audiensi dengan kepala daerah. 

Jika kualitas gelombang menjadi taruhannya, maka evaluasi lapangan yang komprehensif dengan melibatkan atlet, pelatih, dan juri berpengalaman  layak dilakukan sebelum PON XXII 2028 resmi digelar.

Hingga berita ini diturunkan, penetapan Rote Ndao sebagai venue selancar ombak PON 2028 masih berstatus rancangan yang menunggu pengesahan resmi dari Kemenpora dan KONI Pusat. (Idin)

 21,741 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Previous Post

Evaluasi Menyeluruh Jadi Harapan Setelah Dompu Terpuruk di Porprov XII NTB 2026

admin

admin

Related Posts

Evaluasi Menyeluruh Jadi Harapan Setelah Dompu Terpuruk di Porprov XII NTB 2026
Olahraga

Evaluasi Menyeluruh Jadi Harapan Setelah Dompu Terpuruk di Porprov XII NTB 2026

27 Juli 2026
Aroma Maladministrasi dan Dualisme Terselubung di Internal PPP Dompu
Olahraga

Prestasi Terjun Bebas, KONI Dompu Dituntut Evaluasi Total Jelang PON

26 Juli 2026
Spanyol Juara Dunia! Gol Ferran Torres di Perpanjangan Waktu Tekuk Argentina 1-0
Olahraga

Spanyol Juara Dunia! Gol Ferran Torres di Perpanjangan Waktu Tekuk Argentina 1-0

20 Juli 2026
PWI Dompu – Kabupaten Bima Bidik Tiket Porwanas Lampung 2027 Lewat Laga Persahabatan
Olahraga

PWI Dompu – Kabupaten Bima Bidik Tiket Porwanas Lampung 2027 Lewat Laga Persahabatan

26 April 2026
Dibackup PT STM, Futsal PWI Dompu Cup Sukses Dilaksanakan, Pemkab Dompu Sampaikan Apresiasi
Olahraga

Dibackup PT STM, Futsal PWI Dompu Cup Sukses Dilaksanakan, Pemkab Dompu Sampaikan Apresiasi

11 Agustus 2025
Kailani Johnson Juarai Divisi Open Women di NTB Open Surf 2025
Olahraga

Kailani Johnson Juarai Divisi Open Women di NTB Open Surf 2025

19 Juli 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Menelusuri Rote Ndao Sebagai Calon Venue Surfing PON NTB-NTT 2028

Menelusuri Rote Ndao Sebagai Calon Venue Surfing PON NTB-NTT 2028

27 Juli 2026
Evaluasi Menyeluruh Jadi Harapan Setelah Dompu Terpuruk di Porprov XII NTB 2026

Evaluasi Menyeluruh Jadi Harapan Setelah Dompu Terpuruk di Porprov XII NTB 2026

27 Juli 2026
Aroma Maladministrasi dan Dualisme Terselubung di Internal PPP Dompu

Prestasi Terjun Bebas, KONI Dompu Dituntut Evaluasi Total Jelang PON

26 Juli 2026
Ko-Infeksi HIV-TBC, Ancaman Ganda yang Menggerogoti Imun dan Nyawa

Ko-Infeksi HIV-TBC, Ancaman Ganda yang Menggerogoti Imun dan Nyawa

25 Juli 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS