• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Nusantara

Lapak Komersial Kuasai Area, Pengunjung Keluhkan Ketiadaan Kursi Umum di Bandara Bima

admin by admin
20 Mei 2026
in Nusantara
0
Lapak Komersial Kuasai Area, Pengunjung Keluhkan Ketiadaan Kursi Umum di Bandara Bima
135
SHARES
1.8k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

KABUPATEN BIMA – Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima memegang peran krusial sebagai urat nadi transportasi udara. Bandara ini menjadi pintu gerbang utama yang menghubungkan masyarakat di berbagai daerah di Pulau Sumbawa dengan wilayah lain di Nusantara. Sayangnya, peran strategis ini ternoda oleh minimnya fasilitas dasar yang justru sangat vital bagi kenyamanan publik.

Hingga saat ini, keluhan demi keluhan mencuat terkait ketiadaan fasilitas kursi tunggu untuk umum, baik di area kedatangan maupun keberangkatan.

BERITA TERKAIT

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

Berbeda dengan bandara-bandara lain di Tanah Air yang lazimnya menyediakan ruang tunggu publik yang memadai, pemandangan di Bandara Bima justru didominasi oleh deretan lapak komersial.

Area strategis yang semestinya menjadi ruang publik bagi para pengantar dan penjemput kini nyaris sepenuhnya beralih fungsi menjadi area bisnis penjaja makanan dan minuman.

Bukan berarti tidak ada tempat duduk sama sekali di area tersebut. Namun, deretan kursi yang tersedia secara eksklusif merupakan milik para pemilik lapak. Otomatis, fasilitas tersebut hanya diperuntukkan bagi mereka yang berbelanja atau makan dan minum di tempat tersebut.

Bagi masyarakat umum atau keluarga penumpang yang sekadar ingin duduk menunggu tanpa harus merogoh kocek di warung, mereka terpaksa harus berdiri kelelahan atau mencari tempat seadanya. “mau tidak mau kami hanya bertengger di pagar teras bandara,” keluh Rasya yang menemani mamanya saat ke bandara Bima. “itu ada juga yang duduk-duduk di tangga,” tambahnya.

Dominasi lapak yang menguasai hampir seluruh area kedatangan dan keberangkatan ini membuat bandara terasa kehilangan fungsi pelayanan publiknya.

Sebagai fasilitas publik berskala nasional, ketiadaan ruang tunggu gratis adalah sesuatu yang cukup memprihatinkan. Masyarakat berharap pihak pengelola bandara, termasuk otoritas terkait seperti Angkasa Pura tidak tutup mata dan segera mencari jalan keluar atas permasalahan ini. Penataan ulang proporsi area komersial dan penyediaan fasilitas kursi tunggu gratis dinilai sangat mendesak.

Kenyamanan penumpang dan pengunjung bandara sejatinya harus dikembalikan sebagai prioritas utama. Rasya Alfatih berharap, pengelola  segera memikirkan solusi yang adil, agar wajah Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima tidak hanya megah sebagai tempat transit, tetapi juga ramah dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (Idin)

 1,838 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Previous Post

KPP DEM Desak Presiden Prabowo Bebaskan Empat Jurnalis Indonesia yang Diduga Ditahan Israel

Next Post

Evaluasi Anggaran Birokrasi : Pemkab Dompu Perlu Bercermin pada Gubernur Jabar

admin

admin

Related Posts

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

2 Maret 2022

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

1 Maret 2022

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

28 Februari 2022

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

27 Februari 2022

The Last Guardian Playstation 4 Game review

26 Februari 2022

Hillary Clinton in white pantsuit for Trump inauguration

25 Februari 2022
Next Post
Evaluasi Anggaran Birokrasi : Pemkab Dompu Perlu Bercermin pada Gubernur Jabar

Evaluasi Anggaran Birokrasi : Pemkab Dompu Perlu Bercermin pada Gubernur Jabar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep  dan Sejarah Pernah Membuktikannya

Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep dan Sejarah Pernah Membuktikannya

5 Juni 2026
DPRD Dompu Apresiasi Kemitraan Petani Tebu dengan PT SMS di Kecamatan Pekat

DPRD Dompu Apresiasi Kemitraan Petani Tebu dengan PT SMS di Kecamatan Pekat

4 Juni 2026
Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok PR Imilna dan Buka Pelatihan Desain Produk di Pekat

Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok PR Imilna dan Buka Pelatihan Desain Produk di Pekat

4 Juni 2026
Bupati Dompu : Infrastruktur Masih Jadi PR Besar, Perbaikan Jalan Ditarget Tuntas 2026

Bupati Dompu : Infrastruktur Masih Jadi PR Besar, Perbaikan Jalan Ditarget Tuntas 2026

3 Juni 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS