• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

30 Tahun Kepergian Udin, PWI DIY Bersiap Abadikan Nama Wartawan Bernas di Aula hingga Makam

admin by admin
12 Agustus 2026
in Sosial Budaya
0
30 Tahun Kepergian Udin, PWI DIY Bersiap Abadikan Nama Wartawan Bernas di Aula hingga Makam
109
SHARES
2.1k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

YOGYAKARTA – Tiga dekade telah berlalu sejak wartawan Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin, meninggal dunia. Namun, namanya belum hilang dari ingatan insan pers di Yogyakarta.

Memperingati 30 tahun wafatnya Udin, Tim Adhoc Pengusulan Wartawan Fuad Muhammad Syafruddin sebagai Pahlawan Nasional menggelar rangkaian kegiatan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PWI DIY, Jalan Gambiran 45, Yogyakarta.

BERITA TERKAIT

Tokoh Islam Tiongkok Buka Pintu Dialog dengan Ormas NTB

Kunjungan Ormas Keagamaan NTB ke Ningxia, Menimba Pelajaran Toleransi dan Strategi Entaskan Kemiskinan dari Tiongkok

Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana

Peringatan ini tidak sekadar menjadi ruang untuk mengenang sosok Udin. Momentum tersebut sekaligus menjadi langkah awal Tim Adhoc Udin menjalankan tugas untuk mengusulkan wartawan Bernas itu sebagai Pahlawan Nasional kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Selain itu, Udin juga merupakan anggota PWI, dengan No. 13.00.3794.92.M.VI.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah peresmian nama Aula PWI DIY menjadi Fuad Muhammad Syafruddin. Penamaan itu diharapkan menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi generasi penerus mengenai perjalanan dan perjuangan Udin sebagai wartawan.

Peresmian nama aula akan dilakukan Ketua PWI DIY, Drs. Hudono, S.H. Sebelum prosesi tersebut, Ketua Tim Adhoc Udin, Ki Bambang Widodo, akan menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan tugas tim.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dinas Kominfo DIY Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, S.IP., M.Si. serta Kepala Dinas Sosial DIY Suyarno, S.Sos., M.A.

Tidak berhenti di lingkungan PWI DIY, penghormatan terhadap Udin juga akan diwujudkan melalui pemasangan tetenger di makamnya yang berada di Trirenggo, Bantul.

Pemasangan tetenger tersebut menjadi bagian dari keputusan yang telah dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Adhoc Udin di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) pada 23 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, tim membahas sejumlah langkah sebagai bagian dari proses pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional. Dua di antaranya adalah mengusulkan pemberian nama Fuad Muhammad Syafruddin untuk Aula Gedung PWI DIY serta memasang tetenger di makam Udin.

Bagi insan pers, upaya tersebut bukan sekadar tentang mengabadikan sebuah nama. Ada ingatan mengenai profesi jurnalistik, keberanian, dan perjalanan seorang wartawan yang tetap hidup meski puluhan tahun telah berlalu.

Tim Adhoc Udin telah mengundang Dewan Penasehat, Dewan Pakar, pengurus dan anggota PWI DIY. Sejumlah pejabat serta organisasi kemasyarakatan yang berkaitan dengan proses pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional juga diundang menghadiri kegiatan tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk membawa nama Udin ke tingkat yang lebih luas. Dari Yogyakarta, perjuangan tersebut diarahkan agar pemerintah daerah dan pemerintah pusat mempertimbangkan pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional.

Tiga puluh tahun setelah kepergiannya, ingatan terhadap Udin kembali dihidupkan. Bukan hanya melalui seremoni, tetapi melalui sebuah ikhtiar untuk menjaga namanya tetap hadir di tengah perjalanan pers Indonesia.

Bagi generasi hari ini, nama Udin kelak tidak hanya terpampang di sebuah aula atau tertulis pada tetenger di makam. Lebih dari itu, namanya diharapkan menjadi bagian dari ingatan sejarah tentang seorang wartawan dari Yogyakarta yang terus diperjuangkan untuk mendapatkan pengakuan sebagai Pahlawan Nasional. (*)

 2,238 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Previous Post

Narkoba Mengancam Masa Depan Bangsa, GANNAS DPW Jawa Barat Serukan Perlawanan Bersama

Next Post

Kepala Daerah Tanpa Wakil, Solusi Pecah Kongsi atau Masalah Baru ?

admin

admin

Related Posts

Tokoh Islam Tiongkok Buka Pintu Dialog dengan Ormas NTB
Sosial Budaya

Tokoh Islam Tiongkok Buka Pintu Dialog dengan Ormas NTB

19 September 2026
Kunjungan Ormas Keagamaan NTB ke Ningxia, Menimba Pelajaran Toleransi dan Strategi Entaskan Kemiskinan dari Tiongkok
Sosial Budaya

Kunjungan Ormas Keagamaan NTB ke Ningxia, Menimba Pelajaran Toleransi dan Strategi Entaskan Kemiskinan dari Tiongkok

16 September 2026
Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana
Sosial Budaya

Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana

8 September 2026
HPN Lampung 2027: PWI, Sejarah, dan Ujian Inklusivitas
Sosial Budaya

HPN Lampung 2027: PWI, Sejarah, dan Ujian Inklusivitas

2 September 2026
Penerima PKH di Kelurahan Karijawa Diberhentikan, Diduga Terkait Judi Online
Sosial Budaya

Penerima PKH di Kelurahan Karijawa Diberhentikan, Diduga Terkait Judi Online

20 Agustus 2026
Panjat Pinang, Ruh Gotong Royong Yang Kian Pudar
Sosial Budaya

Panjat Pinang, Ruh Gotong Royong Yang Kian Pudar

16 Agustus 2026
Next Post
Kepala Daerah Tanpa Wakil, Solusi Pecah Kongsi atau Masalah Baru ?

Kepala Daerah Tanpa Wakil, Solusi Pecah Kongsi atau Masalah Baru ?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Bronson Meydi Anak Pantai Lakey, Juara Kejurnas Surfing 2026

Bronson Meydi Anak Pantai Lakey, Juara Kejurnas Surfing 2026

20 Oktober 2026
Menunggu Pansel Kursi Sekda Domp

Menunggu Pansel Kursi Sekda Domp

19 Oktober 2026
Darurat Karhutla, FABEM Desak Presiden Ambil Komando dan Pecat Pejabat yang Lalai

Darurat Karhutla, FABEM Desak Presiden Ambil Komando dan Pecat Pejabat yang Lalai

19 Oktober 2026
Pesan Bupati Bambang Kepada Pejabat Yang Dilantik

Bupati Bambang Firdaus Sebut Hanya 25 Persen Guru Kuasai Materi, Sekolah Negeri Ditinggalkan

17 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS