• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Rambut Memutih, Jiwa Kembali ke Masa Putih Abu-Abu: Ratusan Alumni SMAN 1 Kota Bima Bernostalgia di Pantai Lawata

admin by admin
17 Juni 2026
in Sosial Budaya
0
Rambut Memutih, Jiwa Kembali ke Masa Putih Abu-Abu: Ratusan Alumni SMAN 1 Kota Bima Bernostalgia di Pantai Lawata
1.6k
SHARES
29.1k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

KOTA BIMA — Deburan ombak Pantai Lawata pada Rabu (17/6/2026) menjadi saksi pecahnya tawa riang lebih dari 200 orang paruh baya. Mereka berkumpul, berpelukan erat, dan bersenda gurau layaknya remaja belasan tahun. Para alumni SMAN 1 Kota Bima dari rentang kelulusan 1965 hingga 1986 kembali pulang ke kenangan masa lalu lewat reuni akbar lintas angkatan.

Guratan usia dan helai rambut yang telah memutih sama sekali tidak menyurutkan energi mereka. Langkah kaki yang barangkali tak lagi selincah masa sekolah seketika berubah menjadi lompatan kegembiraan begitu sepasang mata mengenali kawan lama yang puluhan tahun tak bersua.

BERITA TERKAIT

Reuni yang Meleburkan Kenangan: Wali Kota Bima Ajak Alumni SMAN 1 Berkarya untuk Tanah Kelahiran

Gubernur NTB Tegaskan Marwah MTQ Ditentukan oleh Integritas Dewan Hakim

Reuni Lintas Angkatan SMANBIMA : Pulang Bukan untuk Nostalgia, tapi untuk Berbuat

Ketua Panitia Reuni Lintas Angkatan SMAN 1 Kota Bima, H.M. Zaidun H. Abdul Hamid, melukiskan suasana haru sekaligus bahagia itu dalam sambutannya yang menegaskan bahwa, pertemuan tersebut menjadi momen untuk menanggalkan segala atribut yang dibawa dari luar. Pangkat, jabatan, dan status sosial yang melekat dalam keseharian dibiarkan tertinggal.

“Rambut kita mungkin kini sudah memutih, langkah kita mungkin tak lagi secepat dulu saat masih berlarian di lapangan dan lorong-lorong sekolah. Namun, saya yakin sepenuhnya, begitu kita bertatap muka hari ini, jiwa dan semangat kita kembali menjadi anak SMA yang penuh tawa, canda, dan kehangatan,” ungkap H. Zaidun, yang disambut tawa dan tepuk tangan.

Dari ratusan alumni yang hadir meramaikan Pantai Lawata, rombongan angkatan 1986 tampil paling semarak dengan 43 orang. Jejak panjang sejarah sekolah turut terwakili oleh kehadiran satu saksi hidup dari angkatan paling senior, yaitu lulusan 1965. Kemeriahan kian hangat oleh kehadiran 20 orang dari angkatan 1972 dan lima perwakilan angkatan 1980. Semuanya membaur dalam satu keluarga besar.

Di berbagai sudut, celoteh nostalgia mengalir deras. Para alumni memutar kembali memori, menertawakan kenakalan masa remaja yang pernah mereka lakukan bersama, dan mengenang didikan tegas nan penuh kasih dari para guru.

Perjumpaan lintas generasi ini menjelma menjadi wujud nyata bahwa cinta pada almamater dan ikatan persaudaraan sejati tak pernah lekang dimakan waktu.

Panitia berharap momentum perjumpaan tersebut memberi makna berumur panjang sebagai wadah untuk terus mempererat tali silaturahmi, saling peduli, dan saling menjaga satu sama lain.

Suasana penuh canda tawa sempat berubah khusyuk saat seluruh hadirin meluangkan waktu sejenak menundukkan kepala. Mereka memanjatkan doa bagi sahabat dan guru yang sedang diuji dengan sakit agar segera diberi kesembuhan. Doa terbaik juga mengalir bagi para guru dan kawan seperjuangan yang telah lebih dulu berpulang ke Rahmatullah, memohon agar almarhum dan almarhumah mendapat tempat paling mulia di sisi-Nya.

Perjumpaan hangat di pesisir Bima itu membuktikan satu hal bahwa kerut wajah hanyalah penanda jejak waktu, sementara jiwa persahabatan yang terpupuk di bangku SMA akan selalu muda dan abadi. (Idin)

 29,137 kali dilihat,  29,137 kali dilihat hari ini

Previous Post

Reuni yang Meleburkan Kenangan: Wali Kota Bima Ajak Alumni SMAN 1 Berkarya untuk Tanah Kelahiran

admin

admin

Related Posts

Reuni yang Meleburkan Kenangan: Wali Kota Bima Ajak Alumni SMAN 1 Berkarya untuk Tanah Kelahiran
Sosial Budaya

Reuni yang Meleburkan Kenangan: Wali Kota Bima Ajak Alumni SMAN 1 Berkarya untuk Tanah Kelahiran

17 Juni 2026
Gubernur NTB Tegaskan Marwah MTQ Ditentukan oleh Integritas Dewan Hakim
Sosial Budaya

Gubernur NTB Tegaskan Marwah MTQ Ditentukan oleh Integritas Dewan Hakim

9 Juni 2026
Reuni Lintas Angkatan SMANBIMA : Pulang Bukan untuk Nostalgia, tapi untuk Berbuat
Sosial Budaya

Reuni Lintas Angkatan SMANBIMA : Pulang Bukan untuk Nostalgia, tapi untuk Berbuat

6 Juni 2026
Empat Dekade Berlalu, Semangat Kebersamaan Itu Masih Menyala
Sosial Budaya

Empat Dekade Berlalu, Semangat Kebersamaan Itu Masih Menyala

2 Juni 2026
Drama di Ujung Petang, Sapi Kurban Kabur Karena Kawanannya Dikuliti
Sosial Budaya

Drama di Ujung Petang, Sapi Kurban Kabur Karena Kawanannya Dikuliti

28 Mei 2026
Dari Jawa, Mengukir Senyum dan Kesejahteraan Melalui Syariat Kurban di Desa Ranggo
Sosial Budaya

Dari Jawa, Mengukir Senyum dan Kesejahteraan Melalui Syariat Kurban di Desa Ranggo

27 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Rambut Memutih, Jiwa Kembali ke Masa Putih Abu-Abu: Ratusan Alumni SMAN 1 Kota Bima Bernostalgia di Pantai Lawata

Rambut Memutih, Jiwa Kembali ke Masa Putih Abu-Abu: Ratusan Alumni SMAN 1 Kota Bima Bernostalgia di Pantai Lawata

17 Juni 2026
Reuni yang Meleburkan Kenangan: Wali Kota Bima Ajak Alumni SMAN 1 Berkarya untuk Tanah Kelahiran

Reuni yang Meleburkan Kenangan: Wali Kota Bima Ajak Alumni SMAN 1 Berkarya untuk Tanah Kelahiran

17 Juni 2026
Sembilan Jam Jalur Bima–Sumbawa Lumpuh: Warga O’o Blokir Jalan, Tuntut Terduga Pelaku Penganiayaan Ditangkap Kembali

Sembilan Jam Jalur Bima–Sumbawa Lumpuh: Warga O’o Blokir Jalan, Tuntut Terduga Pelaku Penganiayaan Ditangkap Kembali

16 Juni 2026
Jalan Umum Bukan Panggung Pemaksaan Kehendak

Jalan Umum Bukan Panggung Pemaksaan Kehendak

16 Juni 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS