• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Tajuk

Alasan Efisiensi, Ombak Lakey Harus Terima Kekalahan dari Rote Ndao

admin by admin
25 Juli 2026
in Tajuk
0
Alasan Efisiensi, Ombak Lakey Harus Terima Kekalahan dari Rote Ndao
109
SHARES
15.5k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

Oleh: Muhyiddin/redaksi

Mantra “efisiensi” bergema kencang dari pusat hingga ke daerah. Instruksi Presiden Prabowo Subianto tegas, bahwa tiada fasilitas baru yang boleh dibangun untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028. Menpora Erick Thohir menyikapinya, dan Ketua KONI NTB Mori Hanafi menjadikannya pedoman utama. Doktrin hemat ini amat rasional di atas kertas. Namun bagi wilayah di ujung timur Pulau Sumbawa, mantra tersebut terasa sangatlah pahit.

BERITA TERKAIT

Kekeringan Dompu, Saatnya Pemkab Bertindak Cepat dan Berpikir Jangka Panjang

Penambangan Liar Kian Marak di Kecamatan Pajo, Dompu

Pelantikan Molor Fitnah Menyebar

Lakey Peak

Enam Panggung yang Tersisa

Seremoni pembukaan Porprov XII NTB 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, pada pertengahan Juli lalu menampilkan dinamika menarik. Bagi pengurus olahraga, perhelatan ini merupakan panggung simulasi PON 2028. Peta awal sejatinya dirancang membagi peran kepada sepuluh kabupaten/kota. Namun realitas berkata lain. Empat daerah masing-masing Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, dan Sumbawa, memilih mundur sebagai tuan rumah bersama akibat berbagai keterbatasan.

Keputusan mundur itu memaksa cabor-cabor mereka dialihkan seluruhnya ke Kota Mataram. Mataram bertindak bagai spons yang menyerap 33 cabang olahraga. Sementara daerah lain hanya memperoleh porsi terbatas:

 Lombok Tengah: Menggelar 9 cabor.

 Lombok Barat: Menampung 8 cabor.

 Lombok Timur: Memegang 3 cabor.

 Sumbawa Barat: Mendapat 2 hingga 3 cabor.

 Lombok Utara: Hanya kebagian 1 cabor.

Peta ini mencerminkan kerangka kerja PON 2028 wilayah NTB. Sirkuit Mandalika disiapkannya untuk balap motor dan skateboard, Bendungan Meninting untuk dayung, Lapangan Golf Sire, serta Sky Lancing untuk paralayang. Pendekatan Mori Hanafi amat konsisten, maksimalkan arena lama, poles seperlunya, tanpa membangun arena baru.

Kontras dengan NTB, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengambil jurus berbeda. Provinsi tetangga ini berani membagi panggung ke 14 dari 22 kabupaten/kota. NTT menyinergikan venue olahraga dengan destinasi wisata luar Labuan Bajo. Manggarai Barat memegang cabang layar, Ngada memegang paralayang, Ende menjadi rumah sepak bola putri, daratan Timor menggelar sepak bola putra, dan Sumba memimpin cabang berkuda. Puncaknya, Rote Ndao sah ditetapkan sebagai tuan rumah cabang selancar ombak.

Ombak Legendaris Tersingkir

Penetapan Rote Ndao menjawab teka-teki yang ditunggu masyarakat kabupaten Dompu. Pantai Lakey dengan gulungan ombak kelas dunianya sempat diproyeksikan menjadi panggung selancar PON 2028. Mori Hanafi mengonfirmasi bahwa rencana awal memang menempatkan selancar di Dompu, sebelum keputusan akhir digeser ke Rote Ndao yang dinilai jauh lebih siap.

Kenyataan ini memberi pukulan ganda bagi Dompu. Keputusan mundur dari Porprov XII membuat cabor mereka diboyong ke Mataram. Pada saat bersamaan, aset terbesarnya, ombak Lakey yang dipuja peselancar internasional harus melepaskan status tuan rumah ajang olahraga paling bergengsi di tanah air.

Pertimbangan panitia berpatokan pada efisiensi teknis. Rote Ndao mengantongi rekam jejak panjang dalam menggelar kejuaraan selancar nasional maupun internasional. Dalam kalkulasi anggaran, memilih arena yang sudah matang jauh lebih hemat dan aman ketimbang membangun fasilitas dari titik nol. Niatan menghemat anggaran ini menuntut harga mahal, Dompu kehilangan momentum emas untuk mempromosikan potensi wisata olahraganya ke panggung nasional.

Ongkos Nyata Kebijakan Hemat

Skema pembiayaan PON 2028 membagi porsi antara APBN, APBD Provinsi, serta APBD Kabupaten/Kota. Implikasinya jelas, daerah tuan rumah berhak mewarisi pembenahan fasilitas sebagai aset publik jangka panjang.

Dompu berada pada posisi paling dirugikan. Potensi alam luar biasa terbukti belum cukup untuk mengamankan tempat di panggung utama tanpa kesiapan fasilitas pendukung. Pelajaran ini mesti menjadi cambuk bagi Pemerintah Kabupaten Dompu dan Pemprov NTB untuk mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga pantai. Dengan begitu, Lakey tak lagi kalah bersaing saat kesempatan berikutnya datang.

Porprov XII yang resmi ditutup pada 25 Juli lalu memamerkan peta kekuatan, daerah yang siap mendapat panggung, sementara yang lambat tergeser ke tepi arena. Enam kabupaten/kota di NTB sudah merasakan atmosfer perhelatan tersebut. ***

 15,427 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Previous Post

Menelusuri Jejak Gratifikasi: Siapa Sebenarnya yang Menentukan Pemenang Tender ?

Next Post

Ko-Infeksi HIV-TBC, Ancaman Ganda yang Menggerogoti Imun dan Nyawa

admin

admin

Related Posts

Kekeringan Dompu, Saatnya Pemkab Bertindak Cepat dan Berpikir Jangka Panjang
Tajuk

Kekeringan Dompu, Saatnya Pemkab Bertindak Cepat dan Berpikir Jangka Panjang

8 September 2026
Penambangan Liar Kian Marak di Kecamatan Pajo, Dompu
Tajuk

Penambangan Liar Kian Marak di Kecamatan Pajo, Dompu

4 September 2026
Kas Daerah Menyusut, Tersingkap Deposito dan Paket Titipan
Tajuk

Pelantikan Molor Fitnah Menyebar

30 Agustus 2026
Kas Daerah Menyusut, Tersingkap Deposito dan Paket Titipan
Tajuk

Ditunggu Pelantikan Pejabat Eselon II Dompu, Jangan Sampai Hasil Pansel Membeku

29 Agustus 2026
Mutasi yang Tertunda — Time-Out yang Belum Juga Diambil
Tajuk

Mutasi yang Tertunda — Time-Out yang Belum Juga Diambil

22 Agustus 2026
Musprov KONI NTB Kehilangan Calon
Tajuk

Musprov KONI NTB Kehilangan Calon

19 Agustus 2026
Next Post
Ko-Infeksi HIV-TBC, Ancaman Ganda yang Menggerogoti Imun dan Nyawa

Ko-Infeksi HIV-TBC, Ancaman Ganda yang Menggerogoti Imun dan Nyawa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

PWI Pusat Apresiasi UKW Mandiri PWI NTB, Dorong Pemprov NTB Beri Support Menuju Porwanas 2027

PWI Pusat Apresiasi UKW Mandiri PWI NTB, Dorong Pemprov NTB Beri Support Menuju Porwanas 2027

13 September 2026
Merchant QRIS Bank NTB Syariah Naik Dua Kali Lipat, Dana Tembus Rp140 Miliar

Merchant QRIS Bank NTB Syariah Naik Dua Kali Lipat, Dana Tembus Rp140 Miliar

11 September 2026
PWI Sumbawa Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Usung Tema Dedikasi dan Karya

PWI Sumbawa Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Usung Tema Dedikasi dan Karya

10 September 2026
Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

10 September 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS