DOMPU – Kabupaten Dompu patut berbangga. Airyn Alfarizqia Ghazalah, siswi berbakat dari SD Negeri 2 Dompu, resmi terpilih sebagai satu-satunya perwakilan Bumi Nggahi Rawi Pahu yang akan berlaga di ajang bergengsi pemilihan Puteri Anak dan Remaja Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026.

Putri dari pasangan Ardiansyah, S.Kom., dan Yanuari Yeyen Pradita, S.Pd., ini akan bersaing dengan finalis dari berbagai kabupaten/kota se-NTB.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 9 hingga 12 Mei mendatang, yang mencakup masa karantina hingga malam puncak penobatan.
Event ini merupakan Misi Promosi Wisata dan Budaya karenanya Mengusung semangat “Aku Anak Indonesia, Aku Cinta Indonesia”.
Yanuari Yeyen Pradita, ibunda dari Ayrin saat bincang-bincang dengan wartawan ntbpost.co di ruang Kabag Prokopim Setda Dompu berceeita tentang apa saja beban yang dipikul putrinya.
Menurut sang bunda, Ayrin akan membawa misi besar sebagai duta promosi pariwisata dan pelestari produk budaya lokal. “Dia nanti akan mengenalan pakaian tenuann produk asli Dompu dan tarian budaya Dompu,” urainya.
Informasi dihimpin wartawan disebutkan, para peserta nantinya harus melewati sejumlah tahapan penilaian yang ketat dan komprehensif, diantaranya, Debat dan Forum Diskusi: Airyn akan diuji kemampuannya dalam menyampaikan pendapat secara kritis.
Untuk kategori Puteri Anak Indonesia, tema yang diangkat adalah “Stop Bullying pada Anak”, sebuah isu krusial yang tengah menjadi perhatian publik.
Unjuk Bakal : Membawa identitas daerah, para peserta dipersiapkan untuk menampilkan bakat yang mengandung unsur keindonesiaan. Baik itu tarian daerah, lagu, musik tradisional, maupun story telling dongeng daerah dengan durasi makasimal 3 menit.
Advokasi Sosial – Salah satu poin penilaian utama adalah kegiatan advokasi. Mereka diwajibkan melakukan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun lingkungan, yang kemudian dipresentasikan di hadapan dewan juri melalui interview.
Tema besar dari agenda yang digelar pemerintah Provinsi NTB tahun ini, khusus bagi kategori remaja, dititikberatkan pada peran “Remaja sebagai Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045”. Hal ini menuntut para finalis tidak hanya unggul secara penampilan, tetapi juga memiliki wawasan luas dan kepedulian sosial yang tinggi.
Dukungan penuh mengalir dari pihak sekolah dan masyarakat Dompu agar Airyn dapat memberikan performa terbaiknya. Keikutsertaan Airyn diharapkan menjadi inspirasi bagi anak-anak di Dompu untuk berani berprestasi di tingkat manapun. (Idin)
29,196 kali dilihat, 29,196 kali dilihat hari ini











