• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Memutus Rantai Pernikahan Dini: Menguji Taji Gerakan “Kambeke Anak 21” di Kabupaten Dompu

admin by admin
18 April 2026
in Sosial Budaya
0
Memutus Rantai Pernikahan Dini: Menguji Taji Gerakan “Kambeke Anak 21” di Kabupaten Dompu
0
SHARES
43
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU – Kabupaten Dompu tengah bergerak dalam melawan tren pernikahan dini yang kian mengkhawatirkan. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), pemerintah daerah resmi meluncurkan gerakan “Kambeke Anak 21”, sebuah inisiatif yang dirancang untuk membentengi remaja dari jerat pernikahan di bawah umur.

Kepaa Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Miftahul Suadah ST. MM., menyebutkan, gerakan ini bukan sekadar seremonial karena hingga sekarang, program tersebut telah memasuki fase krusial berupa penguatan kapasitas pamong desa sebagai ujung tombak sosialisasi sekaligus penyusunan Peraturan Desa (Perdes) tentang Perlindungan Anak.

BERITA TERKAIT

Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana

HPN Lampung 2027: PWI, Sejarah, dan Ujian Inklusivitas

Penerima PKH di Kelurahan Karijawa Diberhentikan, Diduga Terkait Judi Online

Katanya, keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu dalam isu ini ditandai dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Anak dan Perempuan. Bahkan lanjut Suadah, satgas ini sudah dilegalkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati, yang nantinya berfungsi sebagai instrumen penegasan komitmen kolektif lintas sektor.

Kepala DP3A Kabupaten Dompu, Miftahul Suadah, menyatakan bahwa keberadaan Satgas dan keterlibatan perangkat desa merupakan kunci utama untuk mengimplementasikan program di tingkat akar rumput.

“Harapannya, melalui gerakan Kambeke Anak ini, kita bisa secara bersama-sama mencegah terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja kita,” ujar Miftahul 

Ada temuan menarik dalam investigasi mengenai akar masalah terjadinya pernikahan dini di Dompu. Berbeda dengan asumsi umum yang menuding faktor kemiskinan sebagai pemicu utama, DP3A mengungkap fakta yang lebih kompleks.

Miftahul Suadah menegaskan bahwa tren pernikahan dini di daerah ini justru lebih banyak dipicu oleh faktor internal keluarga dan lingkungan sosial.

“Harus diakui, pernikahan dini yang kerap terjadi di daerah ini bukan karena masalah ekonomi, melainkan dampak dari kurangnya perhatian orang tua kepada anak-anak,” ungkap Kepala Dinas yang lebih familiar disapa Acha Suad ini.

Minimnya pengawasan dan kedekatan emosional antara orang tua dan anak menciptakan celah bagi masuknya pengaruh negatif. Fenomena ini seringkali berakhir pada kondisi di mana remaja terjerumus ke dalam lingkaran pergaulan yang tidak sehat.

“Anak-anak banyak yang menikah dini karena dipaksa oleh pergaulan yang salah,” tambahnya.

Langkah DP3A mendorong penyusunan Perdes Perlindungan Anak dinilai sebagai langkah strategis. Dengan adanya aturan di tingkat desa, masyarakat memiliki acuan hukum yang lebih dekat dan nyata untuk mencegah praktik pernikahan di usia anak-anak.

Menurutnya, pamong desa kini dibekali kemampuan untuk menyusun regulasi yang tidak hanya melarang, tetapi juga memberikan solusi preventif bagi warganya. Gerakan “Kambeke Anak 21” diharapkan mampu mengubah paradigma masyarakat bahwa melindungi anak adalah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

Kini, tantangan besar ada di pundak para pamong desa dan Satgas yang baru terbentuk. “sejauh mana gerakan ini mampu mengubah pola asuh orang tua dan meredam ego pergaulan remaja di pelosok bumi Nggahi Rawi Pahu,” pungkasnya (Idin)

 19,683 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Previous Post

Heboh Perjalanan Dinas Rp19 Miliar, BPKAD Dompu Buka Suara Soal Pemangkasan Dana Pusat

Next Post

Proyek Pelabuhan Kilo, Menunggu Nyali Bupati

admin

admin

Related Posts

Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana
Sosial Budaya

Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana

8 September 2026
HPN Lampung 2027: PWI, Sejarah, dan Ujian Inklusivitas
Sosial Budaya

HPN Lampung 2027: PWI, Sejarah, dan Ujian Inklusivitas

2 September 2026
Penerima PKH di Kelurahan Karijawa Diberhentikan, Diduga Terkait Judi Online
Sosial Budaya

Penerima PKH di Kelurahan Karijawa Diberhentikan, Diduga Terkait Judi Online

20 Agustus 2026
Panjat Pinang, Ruh Gotong Royong Yang Kian Pudar
Sosial Budaya

Panjat Pinang, Ruh Gotong Royong Yang Kian Pudar

16 Agustus 2026
Rumah Pohon, Menelusuri Kehidupan Suku Korowai di Pedalaman Papua
Sosial Budaya

Rumah Pohon, Menelusuri Kehidupan Suku Korowai di Pedalaman Papua

14 Agustus 2026
30 Tahun Kepergian Udin, PWI DIY Bersiap Abadikan Nama Wartawan Bernas di Aula hingga Makam
Sosial Budaya

30 Tahun Kepergian Udin, PWI DIY Bersiap Abadikan Nama Wartawan Bernas di Aula hingga Makam

12 Agustus 2026
Next Post
Proyek Pelabuhan Kilo, Menunggu Nyali Bupati

Proyek Pelabuhan Kilo, Menunggu Nyali Bupati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

PWI Pusat Apresiasi UKW Mandiri PWI NTB, Dorong Pemprov NTB Beri Support Menuju Porwanas 2027

PWI Pusat Apresiasi UKW Mandiri PWI NTB, Dorong Pemprov NTB Beri Support Menuju Porwanas 2027

13 September 2026
Merchant QRIS Bank NTB Syariah Naik Dua Kali Lipat, Dana Tembus Rp140 Miliar

Merchant QRIS Bank NTB Syariah Naik Dua Kali Lipat, Dana Tembus Rp140 Miliar

11 September 2026
PWI Sumbawa Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Usung Tema Dedikasi dan Karya

PWI Sumbawa Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Usung Tema Dedikasi dan Karya

10 September 2026
Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

10 September 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS