DOMPU — Atlet selancar (surfing) Kabupaten Dompu bersiap tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Surfing 2026 yang digelar di Pantai Parerenan, Bali, 18–19 Oktober 2026. Total ada 15 atlet yang direncanakan berangkat. Tiga di antaranya sudah mengantongi tiket otomatis, sementara 12 lainnya akan mengikuti kejurnas lewat jalur partisipasi.
Tiga atlet yang lolos otomatis adalah Satrio, Alfan, dan Luki. Mereka mendapat tempat karena masing-masing pernah meraih medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun ini. Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi kontingen kabupaten Dompu untuk bersaing di level nasional.
Selain ketiganya, ada 12 atlet lain dari Dompu yang ikut ambil bagian. Mereka akan menghadapi peselancar dari berbagai daerah di Indonesia, di ombak yang berbeda dari tempat mereka biasa berlatih.
Pemerhati sekaligus pelatih surfing Dompu, Muhammad Ali, berharap rencana pengiriman atlet ke Bali mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat.
Menurut Ali, keberangkatan belasan atlet membutuhkan biaya yang tidak kecil, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga biaya pendaftaran. Dukungan Pemkab dia anggap penting agar para atlet bisa fokus pada persiapan dan penampilan di lintasan ombak, tanpa dibebani urusan pembiayaan.
Ali juga mengaitkan keikutsertaan atlet-atlet ini dengan agenda yang lebih besar, yakni penetapan venue surfing pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Dia sebut kehadiran peselancar Dompu di Kejurnas menjadi bukti bahwa daerah ini punya atlet yang siap bersaing sekaligus punya pantai yang layak menjadi arena kompetisi nasional.
“Kami menghendaki agar venue Surfing di PON nanti ditetapkan untuk di Pantai Lakey Dompu,” tegas Ali.
Pantai Lakey selama ini dikenal luas di kalangan peselancar. Ombaknya yang konsisten membuat kawasan ini kerap disebut sebagai salah satu titik surfing terbaik di Nusa Tenggara Barat. Bagi komunitas surfing Dompu, Lakey bukan hanya tempat berlatih sehari-hari, tetapi juga aset yang mereka ingin angkat ke panggung nasional.
KONI: Dukung Sepanjang Anggaran Cukup
Ketua KONI Dompu, Asrullah ST, menanggapi harapan tersebut saat berbicara kepada wartawan, Ahad (4/10/2026). Dia menegaskan KONI pada prinsipnya mendukung penuh keikutsertaan cabang olahraga (cabor) di Kejurnas, terutama cabor yang menyumbang medali emas pada Porprov lalu.
Namun, dukungan itu punya syarat. Asrullah menyebut realisasinya bergantung pada kemampuan anggaran dalam APBD Perubahan. Jika anggaran mencukupi, KONI akan menyalurkan dukungan sesuai kebutuhan.
Asrullah juga mengungkapkan bahwa saat ini KONI sedang kebanjiran proposal. Hingga Desember mendatang, cukup banyak Kejurnas dari berbagai cabor yang diselenggarakan, dan hampir semuanya membutuhkan dukungan pendanaan. Kondisi itu membuat KONI harus mengatur prioritas dengan cermat agar anggaran yang terbatas bisa terbagi secara adil.
Ada satu hal yang menurut Asrullah masih mengganjal. KONI Dompu hingga kini belum menerima permohonan resmi dari Persatuan Surfing Ombak Indonesia (PSOI) Dompu terkait rencana keikutsertaan di Kejurnas Bali.
Tanpa pengajuan resmi, KONI tidak punya dasar untuk menghitung kebutuhan maupun memasukkan kegiatan tersebut ke dalam skema pembiayaan. Karena itu, dia meminta PSOI Dompu segera menyampaikan proposal.
“Jika PSOI bisa mengajukan secepatnya, supaya bisa kami pertimbangkan,” ujar Asrullah menegaskan.
Waktu memang tidak panjang. Kejurnas tinggal beberapa pekan lagi, sedangkan proses pembahasan anggaran, verifikasi proposal, dan pencairan dana membutuhkan tahapan tersendiri. Semakin cepat proposal masuk, semakin besar peluang rencana ini masuk dalam pertimbangan KONI.
Keikutsertaan 15 atlet ini menunjukkan bahwa surfing Dompu terus tumbuh. Tiga emas Porprov NTB menjadi bukti hasil pembinaan, sementara 12 atlet lainnya menggambarkan regenerasi yang mulai terbentuk.
Pekerjaan rumah kini ada di dua sisi. PSOI Dompu perlu segera melengkapi administrasi dan mengajukan permohonan resmi. KONI dan Pemkab, di sisi lain, perlu memastikan ruang anggaran tersedia bagi cabor yang sudah menyumbang prestasi. (Idin)
7,195 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini










