• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Masyarakat di Dompu Cenderung Beternak Secara Tradisional

Disnakeswan Dompu Terus Edukasi Pola Pikir

admin by admin
9 Maret 2024
in Sosial Budaya
0
Sapi Potong Dompu Siap Dipasarkan ke Luar Daerah

Muhammad Abduh MSI, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Dompu

0
SHARES
26
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU, PersIndoNews.Com – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, SE., M. Si menyebut bahwa kebiasaan beternak masyarkat Dompu masih terikat sistem pemeliharaan dengan cara ekstensif, yang melepas bebas ternaknya tanpa mendapatkan perlakuan apapun dari pemiliknya, dan hanya memastikan keberadaan ternaknya dalam kurung waktu satu bulan atau bahkan lebih.

“iya peternak kita di Dompu yang memelihara ternak mereka dengan sistem tradisional atau ekstensif, jumlahnya masih cukup tinggi sedangkan yang memelihara dengan cara dikandangkan ya masih sedikit,” jelasnya.

BERITA TERKAIT

Empat Dekade Berlalu, Semangat Kebersamaan Itu Masih Menyala

Drama di Ujung Petang, Sapi Kurban Kabur Karena Kawanannya Dikuliti

Dari Jawa, Mengukir Senyum dan Kesejahteraan Melalui Syariat Kurban di Desa Ranggo

Pemerintah terus mengedukasi para peternak di Dompu agar tidak melepas ternak mereka secara liar dan memelihara dengan cara mengkadangkannya. Sehingga diberikan bimbingan teknis (Bimtek) tentang pengolahan pakan dengan sistem fermentasi guna dijadikan pakan alternatif. “limbah pertanian kita berlimpah dan bisa diolah jadi pakan ternak seperti, limbah jagung, padi maupun limbah kedelai,” ungkap Kepala Disnakeswan Dompu.

Hal lain yang tengah dilakukan oleh Pemkab Dompu melalui Disnak Keswan lanjut Muhammad Abduh adalah, program 1000 kandang jepit. Tujuan utamanya adalah untuk merubah pola pikir peternak di Dompu agar tidak lagi melepas ternak mereka secara liar. “kita ingin agar peternak ini memelihara ternaknya dengan sistem penggemukan,” sebutnya.

“Kalau sudah menggunakan kandang jepit, setidaknya akan memudahkan dalam pemberian vaksinasi maupun saat hendak dilakukan inseminasi buatan (IB),” tambah Abduh. (Idin/ad)

Previous Post

Perkuat Pemahaman TPK, DPPKB Selenggarakan Orientasi di Semua Kecamatan

Next Post

Kabupaten Dompu Butuh Klinik Untuk Pelayanan Kesehatan Hewan Kesayangan

admin

admin

Related Posts

Empat Dekade Berlalu, Semangat Kebersamaan Itu Masih Menyala
Sosial Budaya

Empat Dekade Berlalu, Semangat Kebersamaan Itu Masih Menyala

2 Juni 2026
Drama di Ujung Petang, Sapi Kurban Kabur Karena Kawanannya Dikuliti
Sosial Budaya

Drama di Ujung Petang, Sapi Kurban Kabur Karena Kawanannya Dikuliti

28 Mei 2026
Dari Jawa, Mengukir Senyum dan Kesejahteraan Melalui Syariat Kurban di Desa Ranggo
Sosial Budaya

Dari Jawa, Mengukir Senyum dan Kesejahteraan Melalui Syariat Kurban di Desa Ranggo

27 Mei 2026
Khutbah Idul Adha di Ponpes SIT Imam Bukhari : Ujian Cinta Para Nabi dan Bukti Hati Milik Allah
Sosial Budaya

Khutbah Idul Adha di Ponpes SIT Imam Bukhari : Ujian Cinta Para Nabi dan Bukti Hati Milik Allah

27 Mei 2026
Antara Ikhlas, Hadapi Pungli dan PAD Yang Tercecer
Ekonomi

Antara Ikhlas, Hadapi Pungli dan PAD Yang Tercecer

11 Mei 2026
Merawat Persaudaraan, Alumni SMANSA Bima 86 Gelar Arisan Penutup Tahun 2026
Sosial Budaya

Merawat Persaudaraan, Alumni SMANSA Bima 86 Gelar Arisan Penutup Tahun 2026

10 Mei 2026
Next Post
Tim dokter hewan masing Drh Sri Juhryyah, Drh Rayyan dan Drh Loly saat memberikan pelayanan kesehatan pada hewan kesayangan (Kucing jenis Anggora) atas nama Tofo di Kelurahan Karijawa.

Kabupaten Dompu Butuh Klinik Untuk Pelayanan Kesehatan Hewan Kesayangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep  dan Sejarah Pernah Membuktikannya

Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep dan Sejarah Pernah Membuktikannya

5 Juni 2026
DPRD Dompu Apresiasi Kemitraan Petani Tebu dengan PT SMS di Kecamatan Pekat

DPRD Dompu Apresiasi Kemitraan Petani Tebu dengan PT SMS di Kecamatan Pekat

4 Juni 2026
Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok PR Imilna dan Buka Pelatihan Desain Produk di Pekat

Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok PR Imilna dan Buka Pelatihan Desain Produk di Pekat

4 Juni 2026
Bupati Dompu : Infrastruktur Masih Jadi PR Besar, Perbaikan Jalan Ditarget Tuntas 2026

Bupati Dompu : Infrastruktur Masih Jadi PR Besar, Perbaikan Jalan Ditarget Tuntas 2026

3 Juni 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS