• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Menembus Sekat Patriarki : Perjuangan Encop Sopia Membedah Politik Gender di Tanah Jawara

admin by admin
28 April 2026
in Pendidikan
0
Menembus Sekat Patriarki : Perjuangan Encop Sopia Membedah Politik Gender di Tanah Jawara

Encop Sopia merupakan peraih gelar Doktor Ilmu Politik ke-150 di FISIP UI, dan merupakan perempuan ke-42 yang meraih gelar Doktor Ilmu Politik di kampus ini,

2.2k
SHARES
35.1k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DEPOK – Suasana di Auditorium Juwono Sudarsono, Kampus FISIP Universitas Indonesia (UI), Selasa (28/04/2026), terasa lebih hangat. Di podium utama, Encop Sopia berdiri tegap. Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Gerindra ini bukan sedang berorasi di parlemen, melainkan tengah menghadapi medan laga intelektual yang menentukan, “Sidang Senat Terbuka Doktoral”.

Di hadapan para promotor dan penguji kenamaan, Encop mempertahankan disertasinya yang menyentuh isu fundamental bagi demokrasi lokal, “Mendorong Representasi Substantif Perempuan di Tingkat Lokal”.

BERITA TERKAIT

Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

Dirangkai UKW, PWI NTB Gelar OKK Perdana Untuk Seluruh Anggota

Santri Ponpes Imam Bukhari Dompu Raih Prestasi di OBA Ke-9, Dua Santri Melaju ke Tingkat Nasional

Selama ini, kehadiran perempuan di politik seringkali hanya dihitung sebagai angka pemenuhan kuota. Namun, melalui studinya di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Karawang periode 2019–2024, Encop menggugat pandangan tersebut. Bagi lulusan University of Hawai‘i at Mānoa ini, jumlah perempuan yang duduk di DPRD (representasi deskriptif) tidak otomatis berbanding lurus dengan lahirnya kebijakan yang pro-perempuan.
“Representasi substantif muncul melalui hubungan kausal yang tidak linier. Ia dipengaruhi oleh dinamika aktor, struktur, dan legitimasi simbolik,” ujar Encop dengan nada tenang namun meyakinkan saat menjawab pertanyaan kritis tim penguji.

Penelitiannya menyingkap tabir Path Dependency—sebuah warisan historis patriarki yang masih mengakar kuat di birokrasi dan lembaga legislatif daerah. Pola ini seringkali menciptakan resistensi terhadap isu gender. Namun, Encop menemukan celah cahaya: hambatan struktural tersebut ternyata bisa ditembus.

Dalam paparannya, Encop menjelaskan bahwa aktor perempuan di legislatif dan eksekutif mampu melakukan gerilya politik yang cerdas. Mereka menggunakan strategi layering, conversion, dan negosiasi lintas aktor untuk melahirkan Peraturan Daerah Pengarusutamaan Gender (Perda PUG).

Di Pandeglang, kuncinya terletak pada sinergi kuat antara legislatif dan dukungan eksekutif. Sementara di Karawang, penguatan tata kelola responsif gender di jalur birokrasi menjadi motor utama.

Satu temuan penting yang ia tekankan adalah peran Masyarakat Sipil. Organisasi perempuan, termasuk yang berbasis keagamaan, terbukti menjadi jembatan krusial. “Sinergi ini menciptakan ekosistem yang memungkinkan kebijakan responsif gender tumbuh, meski di tengah norma patriarkal yang masih kuat,” imbuhnya.

Ketangguhan Encop dalam mempertahankan argumennya berbuah manis. Promotor sidang, Prof. Dr.phil. Aditya Perdana, M.Si., mengumumkan hasil yang dinanti-nanti. Encop Sopia dinyatakan lulus dengan yudisium Sangat Memuaskan.
“Encop Sopia merupakan peraih gelar Doktor Ilmu Politik ke-150 di FISIP UI, dan merupakan perempuan ke-42 yang meraih gelar Doktor Ilmu Politik di kampus ini,” ungkap Prof. Aditya disambut tepuk tangan riuh para undangan.

Keberhasilan ini tak hanya menjadi prestasi pribadi. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Wakil Ketua PIRA Dr. Paramitha WK, Direktur The Habibie Center DR. Mohammad Hasan Ansori, hingga para aktivis Komnas Perempuan dan FORHATI, menegaskan bahwa gelar ini membawa harapan baru bagi gerakan perempuan di Indonesia.

Bagi Encop, gelar Doktor ini bukanlah garis finis. Temuan penelitiannya diharapkan menjadi pijakan praktis bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Ia membuktikan bahwa perubahan tidak harus selalu revolusioner; ia bisa lahir dari langkah-langkah bertahap yang konsisten, adaptif, dan kolaboratif.

Saat sesi foto bersama di pengujung acara, senyum Encop merekah. Di tengah padatnya tugas sebagai wakil rakyat di Banten, ia telah menuntaskan tugas intelektualnya. Kini, publik menanti bagaimana teori-teori tentang representasi substantif tersebut ia implementasikan lebih jauh di gedung parlemen yang sesungguhnya. (Idin)

 35,244 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Previous Post

Menanti Wajah Baru Birokrasi Dompu Hasil Seleksi JPT Pratama

Next Post

Menanti Palu Kejagung, Nestapa Camat Pajo dalam Dugaan Pungli Oknum Jaksa

admin

admin

Related Posts

Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah
Pendidikan

Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

10 September 2026
Dirangkai UKW, PWI NTB Gelar OKK Perdana Untuk Seluruh Anggota
Pendidikan

Dirangkai UKW, PWI NTB Gelar OKK Perdana Untuk Seluruh Anggota

1 September 2026
Santri Ponpes Imam Bukhari Dompu Raih Prestasi di OBA Ke-9, Dua Santri Melaju ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Santri Ponpes Imam Bukhari Dompu Raih Prestasi di OBA Ke-9, Dua Santri Melaju ke Tingkat Nasional

30 Agustus 2026
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Yapis Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali
Pendidikan

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Yapis Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali

30 Juli 2026
Pohon Literasi di Ruang BK: Merajut Resiliensi Remaja Lewat Teduhnya Pojok Baca
Opini

Pohon Literasi di Ruang BK: Merajut Resiliensi Remaja Lewat Teduhnya Pojok Baca

28 Juli 2026
Enam Tahun Merajut Asa : Jejak AMMAN Scholars Antarkan Puluhan Anak Sumbawa Menuju Pendidikan Vokasi Unggulan
Pendidikan

Enam Tahun Merajut Asa : Jejak AMMAN Scholars Antarkan Puluhan Anak Sumbawa Menuju Pendidikan Vokasi Unggulan

9 Juli 2026
Next Post
Menanti Palu Kejagung, Nestapa Camat Pajo dalam Dugaan Pungli Oknum Jaksa

Menanti Palu Kejagung, Nestapa Camat Pajo dalam Dugaan Pungli Oknum Jaksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

10 September 2026
Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana

Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana

8 September 2026
Penambangan Liar Kian Marak di Kecamatan Pajo, Dompu

Penambangan Liar Kian Marak di Kecamatan Pajo, Dompu

4 September 2026
Anak Pantai Lakey Menuju Asian Games: Kisah Emas Bronson Meidy

Anak Pantai Lakey Menuju Asian Games: Kisah Emas Bronson Meidy

3 September 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS