DOMPU – Pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan segera dilaksanakan. Setelah sempat tertunda akibat penyesuaian regulasi, Pemkab Dompu dipastikan akan mengumumkan tahapan seleksi terbuka untuk 11 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama pada pekan depan.
Langkah ini menjadi krusial mengingat kekosongan pejabat definitif di belasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Dompu sangat berpengaruh pada akselerasi program kerja yang dicanangkan oleh pemerintah setempat.
Keterlambatan proses seleksi ini rupanya bukan tanpa alasan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM) kabupaten Dompu, Asrarudin SH, mengungkapkan adanya kendala teknis terkait perubahan standar penilaian dari pusat.
Berdasarkan regulasi terbaru dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), tim asesor yang bertugas melakukan uji kompetensi kini diwajibkan mengantongi Akreditasi A. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena selama ini Pemkab Dompu lazim bekerja sama dengan tim asesor tingkat provinsi.
“Selama ini, asesor yang digunakan dalam uji kompetensi berakreditasi B, yakni dari Provinsi NTB. Namun, sesuai regulasi terbaru, asesor harus memiliki akreditasi A,” jelas Asrarudin saat dikonfirmasi pada Selasa (28/4/2026).
Meski sempat terhambat, Asrarudin memastikan bahwa kendala tersebut kini telah teratasi. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memenuhi kriteria asesor sesuai standar BKN telah dilakukan agar proses seleksi berjalan sesuai kaidah hukum dan kualitas yang diharapkan.
Pemkab Dompu menargetkan pengumuman resmi mengenai syarat dan tahapan seleksi akan dirilis secara transparan kepada publik pada awal Mei mendatang.
Pengisian 11 JPT Pratama ini diharapkan mampu menyegarkan roda organisasi di Pemerintah Kabupaten Dompu. Kehadiran pejabat definitif dianggap mendesak untuk mengambil keputusan-keputusan strategis yang tidak bisa dilakukan secara penuh oleh pejabat berstatus pelaksana tugas (Plt).
Masyarakat Kabupaten Dompu menunggu siapa saja sosok yang akan mengisi kursi-kursi panas tersebut. Integritas dan kompetensi menjadi taruhan utama dalam seleksi yang dijanjikan akan berlangsung ketat dan sesuai aturan terbaru ini. (Idin)
17,415 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini











