• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Tajuk

Kelebihan Guru di Dompu, Persoalan Perencanaan yang Terabaikan

admin by admin
20 September 2026
in Tajuk
0
Kelebihan Guru di Dompu, Persoalan Perencanaan yang Terabaikan
140
SHARES
29.5k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

Kelebiihan jumlah guru yang mencapai angka 4.160 di Kabupaten Dompu saat ini kerap dibaca sebagai persoalan pembagian jam mengajar. Padahal akar persoalannya berada jauh sebelum surat edaran itu diterbitkan, yaitu pada cara guru direkrut selama bertahun-tahun terakhir.

Keputusan soal berapa banyak guru yang diangkat selama ini ditentukan di tingkat pusat melalui kuota formasi CPNS dan PPPK, sementara daerah dan sekolah yang menanggung akibat penempatannya. Tidak ada mekanisme yang memastikan formasi baru benar-benar mengisi kekurangan riil di tiap sekolah, sehingga penambahan guru justru menumpuk di titik yang sebenarnya sudah tercukupi.

BERITA TERKAIT

Infak Tidak Boleh Dipaksa, tetapi Bisa Dikelola dengan Adil

Kekeringan Dompu, Saatnya Pemkab Bertindak Cepat dan Berpikir Jangka Panjang

Penambangan Liar Kian Marak di Kecamatan Pajo, Dompu

Persoalan ini terletak pada desain Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang mengikat pencairannya pada jumlah jam tatap muka minimal. Aturan ini semula dimaksudkan untuk menjaga standar kualitas mengajar, tetapi begitu jumlah guru melebihi jumlah rombongan belajar (Rombel) yang tersedia, jam mengajar berubah menjadi sumber daya yang diperebutkan secara finansial. Guru tidak lagi bersaing soal kualitas mengajar, melainkan soal siapa yang berhasil mendapat jam agar tunjangannya bisa cair.

Masalah lainnya ada pada data. Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang tidak sinkron membuat angka kelebihan guru sendiri patut dipertanyakan akurasinya. Selama nama guru yang telah pindah tugas, mutasi, atau bahkan pensiun masih tercatat aktif dalam sistem, kebijakan apa pun yang dibangun di atas data tersebut berisiko keliru sejak awal.

Beberapa persoalan ini bermuara pada satu akar yang sama yakni, perencanaan kebutuhan guru di Indonesia masih bersifat pasokan, bukan berbasis kebutuhan. Formasi ditentukan dari atas berdasarkan target penyerapan atau anggaran, bukan dari proyeksi kebutuhan riil tiap sekolah dan tren jumlah siswa.

Surat Edaran Dikpora Kabupaten Dompu Nomor 400.3/3581/Dikpora memang membantu meredam gesekan antarguru dalam pembagian jam mengajar, tetapi kebijakan tersebut hanya mengatur ulang kekurangan yang sama, bukan menghilangkan penyebabnya.

Persoalan yang sudah telanjur menumpuk ini tetap memerlukan penanganan segera, sembari pembenahan yang lebih mendasar berjalan beriringan. Ada dua lapis langkah yang perlu ditempuh pemerintah yakni, penanganan jangka pendek dan pembenahan struktural jangka menengah maupun jangka panjang.

Dalam jangka pendek, audit Dapodik perlu dilakukan secara paksa dan berkala, tanpa menunggu laporan sekolah, sehingga nama guru yang sudah mutasi atau pensiun otomatis tereliminasi dari sistem. Pemerintah daerah juga perlu memberi jaminan penghasilan transisi bagi guru non-ASN yang tidak kebagian jam mengajar akibat kelebihan struktural di sekolahnya, bukan karena kinerja yang buruk. Skema insentif dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang sudah tersedia harus dipastikan benar-benar menjangkau kelompok ini. Redistribusi guru surplus ke sekolah dan kecamatan yang masih kekurangan tenaga pendidik juga perlu dipercepat, termasuk lintas jenjang bagi guru yang bersedia dan memenuhi syarat sertifikasi tambahan.

Dalam jangka menengah hingga jangka panjang, pola rekrutmen guru perlu diubah dari yang bersifat pasokan ke pola yang berbasis kebutuhan. Pemerintah daerah semestinya diberi kewenangan memberikan rekomendasi wajib berdasarkan proyeksi kebutuhan riil per sekolah sebelum formasi CPNS atau PPPK guru dibuka, bukan menerima kuota nasional yang sudah dibagi rata dari pusat ke tiap wilayah. Sistem proyeksi kebutuhan guru berbasis data demografi, seperti tren angka kelahiran dan jumlah siswa lima tahun mendatang, perlu dibangun agar daerah tidak terus-menerus kelebihan guru di satu titik, sementara kekurangan guru di titik lain pada waktu bersamaan.

Desain TPG juga perlu dievaluasi ulang. Kalau kelebihan guru memang bersifat struktural dan bukan kesalahan individu, syarat pencairan tunjangan seharusnya tidak kaku pada angka jam tatap muka, melainkan mempertimbangkan ketersediaan rombel di sekolah tempat guru itu ditempatkan. Moratorium sementara rekrutmen guru baru di daerah dengan status kelebihan tinggi seperti Dompu juga layak dipertimbangkan, sembari proses redistribusi guru yang sudah ada dituntaskan lebih dulu.

Surat edaran jam mengajar yang berjalan di kabupaten Dompu saat ini penting sebagai langkah meredakan gejala, tetapi tetap perlu ditegaskan bahwa langkah itu belum menyentuh penyebab utamanya. Selama pemerintah pusat dan daerah belum duduk bersama membenahi cara formasi guru direncanakan sejak awal, kabupaten lain dengan pola serupa cepat atau lambat akan menghadapi persoalan yang sama persis.

 

 29,518 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Previous Post

Tokoh Islam Tiongkok Buka Pintu Dialog dengan Ormas NTB

Next Post

Dijanjikan Kerja di Singapura, Yanuar Berakhir di Pegunungan Myanmar: Keluarga Diminta Tebusan Rp 70 Juta

admin

admin

Related Posts

Infak Tidak Boleh Dipaksa, tetapi Bisa Dikelola dengan Adil
Tajuk

Infak Tidak Boleh Dipaksa, tetapi Bisa Dikelola dengan Adil

1 Oktober 2026
Kekeringan Dompu, Saatnya Pemkab Bertindak Cepat dan Berpikir Jangka Panjang
Tajuk

Kekeringan Dompu, Saatnya Pemkab Bertindak Cepat dan Berpikir Jangka Panjang

8 September 2026
Penambangan Liar Kian Marak di Kecamatan Pajo, Dompu
Tajuk

Penambangan Liar Kian Marak di Kecamatan Pajo, Dompu

4 September 2026
Kas Daerah Menyusut, Tersingkap Deposito dan Paket Titipan
Tajuk

Pelantikan Molor Fitnah Menyebar

30 Agustus 2026
Kas Daerah Menyusut, Tersingkap Deposito dan Paket Titipan
Tajuk

Ditunggu Pelantikan Pejabat Eselon II Dompu, Jangan Sampai Hasil Pansel Membeku

29 Agustus 2026
Mutasi yang Tertunda — Time-Out yang Belum Juga Diambil
Tajuk

Mutasi yang Tertunda — Time-Out yang Belum Juga Diambil

22 Agustus 2026
Next Post
Dijanjikan Kerja di Singapura, Yanuar Berakhir di Pegunungan Myanmar: Keluarga Diminta Tebusan Rp 70 Juta

Dijanjikan Kerja di Singapura, Yanuar Berakhir di Pegunungan Myanmar: Keluarga Diminta Tebusan Rp 70 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Bronson Meydi Anak Pantai Lakey, Juara Kejurnas Surfing 2026

Bronson Meydi Anak Pantai Lakey, Juara Kejurnas Surfing 2026

20 Oktober 2026
Menunggu Pansel Kursi Sekda Domp

Menunggu Pansel Kursi Sekda Domp

19 Oktober 2026
Darurat Karhutla, FABEM Desak Presiden Ambil Komando dan Pecat Pejabat yang Lalai

Darurat Karhutla, FABEM Desak Presiden Ambil Komando dan Pecat Pejabat yang Lalai

19 Oktober 2026
Pesan Bupati Bambang Kepada Pejabat Yang Dilantik

Bupati Bambang Firdaus Sebut Hanya 25 Persen Guru Kuasai Materi, Sekolah Negeri Ditinggalkan

17 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS