• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kemiskinan Dompu Meroket, H. Alexander Soroti Pemborosan Pejabat dan Minimnya Inovasi Lapangan Kerja

admin by admin
25 Mei 2026
in Ekonomi
0
Kemiskinan Dompu Meroket, H. Alexander Soroti Pemborosan Pejabat dan Minimnya Inovasi Lapangan Kerja
152
SHARES
7.3k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU — Kabupaten Dompu tengah menghadapi alarm bahaya sosial. Tatkala lebih dari tiga ribu warga baru saja terperosok ke jurang kemiskinan, anggaran daerah justru tersedot habis untuk membiayai belanja dan kenyamanan birokrasi.

Tokoh masyarakat Dompu, Drs. H. Mohamad Alexander, M.Si.

Fakta muram ini terungkap menyusul penyaluran bantuan pangan berbasis data mutakhir tahun 2026 oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog di Kelurahan Bali, Jumat (22/5/2026) lalu. Tokoh masyarakat Dompu, Drs. H. Mohamad Alexander, M.Si. membedah anomali data tersebut dan melontarkan kritik keras terhadap tata kelola Pemerintah Kabupaten Dompu.

BERITA TERKAIT

Efek Ganda Batu Hijau: Akselerasi Tenaga Kerja Lokal dan Penguatan UMKM KSB

TPP Cair Lagi, Kabar Baik dari BPKAD Dompu

Sektor Pertanian Sumbang 40 Persen Ekonomi Dompu, Keberpihakan Anggaran Dipertanyakan

Berdasarkan penelusuran data, jumlah penduduk miskin di Dompu sejatinya sempat melandai dari 32.080 jiwa (2024) ke 31.270 jiwa (2025). Namun, merujuk pada basis data penerima bantuan 2026 yang disinkronkan dengan sistem P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), angkanya justru meroket menembus 34.412 jiwa.

Bahkan, pemutakhiran Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG) per April 2026 memotret realita yang lebih gelap, yakni ada 39.847 jiwa di Dompu yang kini terjerat dalam kategori miskin ekstrem.

“Dalam kurun waktu kurang dari setahun, ada ledakan 3.142 jiwa miskin baru. Ini peningkatan drastis di angka 10,05 persen. Pemerintah tidak boleh tutup mata, ini adalah sinyal darurat bagi kesejahteraan daerah,” tegas H. Alexander, Minggu (24/5/2026).

Saat angka kemiskinan meroket, justru Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Dompu tercekik oleh belanja pegawai yang menyedot porsi hingga 61,08 persen. Angka ini lanjut H. Alexander, melampaui batas kewajaran rasio belanja pegawai yang idealnya maksimal 30 persen.

Dampaknya sangat fatal sambung H. Alex, karena  ruang untuk belanja modal dan pembangunan yang berdampak langsung pada perut rakyat menjadi sangat kerdil.

“Tragisnya, ketika himpitan ekonomi warga dan kondisi keuangan pusat yang sedang goyah, kita malah disuguhi tontonan pemborosan oleh eksekutif dan legislatif. Mulai dari pengadaan mebel mewah, pembelian mobil dinas baru, hingga perbaikan rumah dinas yang ujung-ujungnya dibiarkan berdebu tanpa penghuni,” kritiknya tajam.

Alexander mendesak agar Pemda segera melakukan puasa anggaran untuk hal-hal yang tidak esensial. Selain itu, ia menantang pihak legislatif untuk berhenti bermanja dengan APBD dan mulai memutar otak mencari inovasi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru.

Terkait ledakan 3.142 orang miskin baru, H. Alexander mewanti-wanti Pemda agar tidak gegabah menelan data. Ia mendesak adanya investigasi lapangan untuk memetakan karakteristik penerima bantuan.

“Harus disisir ketat. Bedakan mana warga yang secara fisik dan ekonomi benar-benar hancur, dan mana yang sekadar bermental miskin, berpura-pura melarat hanya demi menumpang nama di sistem bantuan sosial,” paparnya.

Menghadapi kondisi ini, H. Alexander menawarkan solusi struktural untuk menekan angka kemiskinan. Katanya, ketergantungan warga pada profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus diurai dengan menciptakan iklim kompetisi yang sehat di sektor proyek pemerintah.

“Pemkab Dompu harus membuka keran lapangan kerja dari proyek-proyek daerah secara adil dan transparan. Hentikan praktik kotor primordialisme atau bagi-bagi jatah proyek jalur kedekatan. Beri kesempatan bagi mereka yang mau berkeringat dan berkompetisi secara fair,” imbuhnya.

H. Alexander juga menyampaikan peringatan keras soal efek domino kemiskinan terhadap keamanan kabupaten Dompu. “Kemiskinan adalah karpet merah bagi kriminalitas. Semakin banyak perut yang lapar, semakin tinggi angka kejahatan. Jika Pemkab Dompu lambat membenahi urusan ekonomi ini, bersiaplah melihat keamanan dan ketertiban Dompu menjadi taruhan,” pungkasnya. (Idin)

 7,242 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Previous Post

Bantuan Pangan yang Menyingkap Data Kemiskinan di Dompu

Next Post

Infrastruktur Dinilai Memadai, H. Ikhtiar Yusuf Dorong Pemkab Dompu Fokus Tekan Kemiskinan

admin

admin

Related Posts

Efek Ganda Batu Hijau: Akselerasi Tenaga Kerja Lokal dan Penguatan UMKM KSB
Ekonomi

Efek Ganda Batu Hijau: Akselerasi Tenaga Kerja Lokal dan Penguatan UMKM KSB

16 Juli 2026
Tanggapi Ketua DPRD, Kepala BPKAD Dompu Sebut Penundaan Bayar Berada di Ranah Teknis
Ekonomi

TPP Cair Lagi, Kabar Baik dari BPKAD Dompu

4 Juli 2026
H. Mohamad Alexander Kritisi Dugaan Intervensi Oknum Anggota dan Oknum Pimpinan DPRD Dompu ke OPD
Ekonomi

Sektor Pertanian Sumbang 40 Persen Ekonomi Dompu, Keberpihakan Anggaran Dipertanyakan

21 Juni 2026
Tanggapi Ketua DPRD, Kepala BPKAD Dompu Sebut Penundaan Bayar Berada di Ranah Teknis
Ekonomi

Tanggapi Ketua DPRD, Kepala BPKAD Dompu Sebut Penundaan Bayar Berada di Ranah Teknis

19 Juni 2026
Ketua DPRD Dompu Harapkan Figur Cerdas Berpenglaaman Isi Jabatan Asisten III
Ekonomi

Krisis Kas Daerah Tak Pernah Dilaporkan ke DPRD, Ketua DPRD Dompu Minta Bupati Evaluasi TAPD

19 Juni 2026
Keuangan Pemkab Dompu Terancam Kolaps, Mantan Sekda Zainal Arifin : Kelola Belanja dengan Skala Prioritas Ketat
Ekonomi

Keuangan Pemkab Dompu Terancam Kolaps, Mantan Sekda Zainal Arifin : Kelola Belanja dengan Skala Prioritas Ketat

12 Juni 2026
Next Post
Infrastruktur Dinilai Memadai, H. Ikhtiar Yusuf Dorong Pemkab Dompu Fokus Tekan Kemiskinan

Infrastruktur Dinilai Memadai, H. Ikhtiar Yusuf Dorong Pemkab Dompu Fokus Tekan Kemiskinan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

FABEM & MASKER PRAGI Kawal Komitmen Prabowo: Dorong Desa Komoditi Hingga Revolusi Tata Kelola Pangan

FABEM & MASKER PRAGI Kawal Komitmen Prabowo: Dorong Desa Komoditi Hingga Revolusi Tata Kelola Pangan

28 Juli 2026
Menelusuri Rote Ndao Sebagai Calon Venue Surfing PON NTB-NTT 2028

PSOI Dompu Perjuangkan Lakey Peak Sebagai Venue Cabor Surfing PON NTB-NTT

28 Juli 2026
Pohon Literasi di Ruang BK: Merajut Resiliensi Remaja Lewat Teduhnya Pojok Baca

Pohon Literasi di Ruang BK: Merajut Resiliensi Remaja Lewat Teduhnya Pojok Baca

28 Juli 2026
Menelusuri Rote Ndao Sebagai Calon Venue Surfing PON NTB-NTT 2028

Menelusuri Rote Ndao Sebagai Calon Venue Surfing PON NTB-NTT 2028

27 Juli 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS