EAST RUTHERFORD — Spanyol akhirnya menjadi juara dunia untuk kedua kalinya setelah menang tipis 1-0 atas Argentina dalam laga final Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium), East Rutherford, Senin dini hari WIB. Kemenangan La Roja baru terwujud lewat gol pemain pengganti Ferran Torres di babak perpanjangan waktu, mengakhiri laga ketat yang gagal menghasilkan gol sepanjang 90 menit waktu normal.
Waktu Normal Berakhir Tanpa Gol
Sepanjang babak pertama hingga peluit 90 menit dibunyikan, Spanyol tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen dan melepaskan 12 tembakan, sementara Argentina tak sekali pun mengarahkan bola ke gawang lawan selama waktu normal. Peluang emas sempat didapat Lamine Yamal lewat tendangan bebas pada masa injury time, namun kiper Emiliano Martinez tampil gemilang menggagalkannya.
Drama besar terjadi menjelang akhir babak kedua. Gelandang Argentina, Enzo Fernandez, menerima kartu kuning kedua pada masa tambahan waktu babak kedua setelah pelanggaran keras terhadap bek muda Spanyol, Pau Cubarsi. Kartu kuning pertamanya sendiri didapat akibat memprotes keputusan wasit asal Slovenia, Slavko Vincic. Akibatnya, Argentina harus menuntaskan sisa laga, termasuk seluruh babak tambahan, dengan sepuluh pemain.
Gol Penentu di Menit ke-106
Babak tambahan pertama masih berjalan tanpa gol meski Spanyol terus menekan. Barulah pada babak kedua perpanjangan waktu, tepatnya menit ke-106, Ferran Torres yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil memecah kebuntuan dan membawa Spanyol unggul 1-0.
Keunggulan jumlah pemain membuat Argentina semakin sulit mengembangkan permainan. Baru pada menit ke-117, Albiceleste mencatatkan tembakan pertama mereka sepanjang laga lewat sepakan Lionel Messi yang membentur kepala Mikel Merino sebelum melenceng dari sasaran. Peluang lain didapat Giuliano Simeone dari dalam kotak penalti pada menit ke-122, tetapi sepakannya melambung jauh di atas mistar gawang Unai Simon.
Skor 1-0 untuk Spanyol bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan trofi Piala Dunia kembali ke tangan La Roja setelah terakhir kali diraih pada edisi 2010 di Afrika Selatan. (Idin)
10,318 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini










