• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Tajuk

Lesehan di Usia Dompu 211 Tahun : Simbol Kesetaraan atau Sekadar Seremoni  ?

Oleh: Redaksi

admin by admin
11 April 2026
in Tajuk
0
Lesehan di Usia Dompu 211 Tahun : Simbol Kesetaraan atau Sekadar Seremoni  ?
2.2k
SHARES
16k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU — Peringatan Hari Jadi ke 211 tahun Kabupaten Dompu kali ini menyuguhkan pemandangan yang kontras dari lazimnya perayaan birokrasi. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Dompu memutuskan untuk menanggalkan kekakuan protokol upacara formal dan menggantinya dengan konsep yang mereka sebut “Lesehan” walau tidak duduk melantai beralas tikar dan hangatnya rumput karena arena masih berlumpur. Masih menggunakan kursi yang mereka katakan tanpa sekat, tanpa jarak antara pemerintah dengan rakyatnya.

Pilihan ini tentu bukan sekadar gimik teknis dalam sebuah seremoni. Di balik kesederhanaan tersebut, terpancar pesan simbolik yang kuat tentang kesetaraan dan kolektivitas. Di tengah tren perayaan daerah yang sering kali terjebak dalam kemegahan semu, langkah Kabupaten Dompu ini patut diberi catatan apresiasi.

BERITA TERKAIT

Bantuan Pangan yang Menyingkap Data Kemiskinan di Dompu

Evaluasi Anggaran Birokrasi : Pemkab Dompu Perlu Bercermin pada Gubernur Jabar

Antara Rencana Pembangunan dari Utang dan Kemandirian Fiskal Pemkab Dompu

Antara Simbol dan Realitas Angka

Namun, jurnalisme mengajarkan kita untuk tidak berhenti pada kulit luar. Pertanyaan mendasar yang muncul di usia Kabupaten Dompu yang sudah lebih dari dua abad ini adalah, sejauh mana semangat “duduk sama rendah” ini terkonversi dalam angka-angka kesejahteraan yang nyata ?

Jika memperhatikan data makro yang dirilis Pemkab Dompu, memang menunjukkan tren pergerakan yang positif, meski masih berada pada ritme yang moderat.

* Reduksi Kemiskinan : Penurunan angka kemiskinan dari 11,59 persen menjadi 11,15 persen adalah sinyal hijau. Namun, angka ini sekaligus menjadi pengingat bahwa “pekerjaan rumah” pengentasan kemiskinan masih menyisakan lebih dari sepuluh persen populasi yang membutuhkan intervensi sistematis.

* Akselerasi Ekonomi : Pertumbuhan ekonomi yang menyentuh 4,75 persen mencerminkan resiliensi daerah. Sektor pertanian dan perikanan tetap menjadi tulang punggung yang kokoh. Namun, ketergantungan pada sektor primer ini ibarat pisau bermata dua, ia memberi daya tahan tetapi rentan terhadap guncangan iklim dan volatilitas harga pasar global.

* Pendapatan Per Kapita : Kenaikan pendapatan per kapita memang memberikan gambaran kesejahteraan yang membaik secara agregat. Namun, tantangan besarnya tetap satu, adalah pemerataan. “Pembangunan tidak boleh hanya menjadi deretan angka di atas kertas laporan, ia harus menjadi nasi di atas piring masyarakat di pelosok desa.”

Inklusivitas : Melampaui Ruang Seremoni

Esensi dari lesehan adalah keterbukaan. Maka, semangat ini harus meluap keluar dari ruang perayaan menuju ruang kebijakan. Kebijakan pembangunan Dompu ke depan harus lebih inklusif, memastikan bahwa distribusi kue pembangunan tidak hanya berputar di pusat kota atau lingkar kekuasaan, tetapi benar-benar menyentuh kelompok rentan.

Momentum hari jadi ke-211 ini sejatinya adalah jeda untuk refleksi (muhasabah). Konsistensi pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi dan memastikan keadilan sosial akan menjadi ujian sesungguhnya bagi makna lesehan tersebut.

Penutup

Pada akhirnya, kewibawaan sebuah daerah tidak diukur dari seberapa megah panggung ulang tahunnya didirikan, melainkan dari seberapa jauh kebijakan yang diambil mampu mengangkat martabat warganya.

Lesehan di hari jadi ini adalah sebuah janji visual. Sebuah pengingat bahwa pembangunan yang kokoh selalu berakar pada kebersamaan. Kini publik menunggu bukti, apakah kerendahan hati dalam duduk lesehan tersebut akan diikuti oleh kerja keras yang substansial, ataukah ia hanya akan berakhir sebagai memori foto seremoni tahunan belaka. Dompu butuh lebih dari sekadar simbol, Dompu butuh keberlanjutan yang nyata.

 16,030 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Previous Post

Rencana Pengembangan dan Pemindahan Kawasan Kota Dompu Diwacanakan

Next Post

Kursi Kosong dan Retak yang Tak Terucap

admin

admin

Related Posts

Bantuan Pangan yang Menyingkap Data Kemiskinan di Dompu
Tajuk

Bantuan Pangan yang Menyingkap Data Kemiskinan di Dompu

24 Mei 2026
Evaluasi Anggaran Birokrasi : Pemkab Dompu Perlu Bercermin pada Gubernur Jabar
Tajuk

Evaluasi Anggaran Birokrasi : Pemkab Dompu Perlu Bercermin pada Gubernur Jabar

21 Mei 2026
Antara Rencana Pembangunan dari Utang dan Kemandirian Fiskal Pemkab Dompu
Tajuk

Antara Rencana Pembangunan dari Utang dan Kemandirian Fiskal Pemkab Dompu

18 Mei 2026
Provinsi Pulau Sumbawa : Menanti Ketukan Palu Terbukanya Moratorium
Tajuk

Provinsi Pulau Sumbawa : Menanti Ketukan Palu Terbukanya Moratorium

16 Mei 2026
Jabatan Asisten III, Muda Berenergi atau Tua Mengayomi
Tajuk

Jabatan Asisten III, Muda Berenergi atau Tua Mengayomi

8 Mei 2026
Di Mana Lakey-Tambora dalam Skema Bali-Nusra ?
Pariwisata

Di Mana Lakey-Tambora dalam Skema Bali-Nusra ?

6 Mei 2026
Next Post
Kursi Kosong dan Retak yang Tak Terucap

Kursi Kosong dan Retak yang Tak Terucap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep  dan Sejarah Pernah Membuktikannya

Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep dan Sejarah Pernah Membuktikannya

5 Juni 2026
DPRD Dompu Apresiasi Kemitraan Petani Tebu dengan PT SMS di Kecamatan Pekat

DPRD Dompu Apresiasi Kemitraan Petani Tebu dengan PT SMS di Kecamatan Pekat

4 Juni 2026
Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok PR Imilna dan Buka Pelatihan Desain Produk di Pekat

Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok PR Imilna dan Buka Pelatihan Desain Produk di Pekat

4 Juni 2026
Bupati Dompu : Infrastruktur Masih Jadi PR Besar, Perbaikan Jalan Ditarget Tuntas 2026

Bupati Dompu : Infrastruktur Masih Jadi PR Besar, Perbaikan Jalan Ditarget Tuntas 2026

3 Juni 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS