• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sektor Pertanian Sumbang 40 Persen Ekonomi Dompu, Keberpihakan Anggaran Dipertanyakan

admin by admin
21 Juni 2026
in Ekonomi
0
H. Mohamad Alexander Kritisi Dugaan Intervensi Oknum Anggota dan Oknum Pimpinan DPRD Dompu ke OPD

Drs. H. Mohamad Alexander M.Si mantan anggota DPRD Dompu di zaman Orde Baru

214
SHARES
19.4k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU — Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan ternyata masih menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Dompu dengan kontribusi sekitar 40 persen, jauh meninggalkan sektor perdagangan besar dan eceran di posisi kedua pada angka 16 persen. Angka ini disampaikan oleh H. Muhamad Alexander, salah seorang tokoh masyarakat yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu.

Ketika bincang-bincang dengan wartawan media ini, Alexander menyebutkan, dominasi dua sektor tersebut seharusnya menjadi pedoman utama dalam menyusun arah pembangunan daerah. Katanya, bahwa ketika satu sektor menyumbang hampir setengah dari struktur perekonomian, maka logikanya pembangunan daerah wajib diprioritaskan ke sana, baik dari sisi kebijakan maupun alokasi anggaran.

BERITA TERKAIT

Konsolidasi Kekuatan Baru: BPP KAPMI Menata Ulang Arah Gerak Pengusaha Muda Indonesia

Harga Cabai dan Ayam Naik di Pasar Bawah Dompu, Tomat Melonjak 50 Persen

Penerima Bantuan Pangan di Dompu Melonjak, Naik 13.799 Keluarga Dibanding Tahun Lalu

“Struktur perekonomian kita masih didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan 40 persen, sektor kedua terbesar adalah sektor perdagangan besar dan eceran sekitar 16 persen. Ini berarti bahwa pembangunan kita harus diprioritaskan pada potensi utama tersebut,” ujar Akexander.

Karenanya dia mempertanyakan komitmen pemerintah kabupaten (Pemkab) Dompu apakah benar-benar terwujud dalam praktik. Sudah seberapa besar intervensi yang dilakukan pada sektor pertanian, kehutanan, perikanan, serta perdagangan, baik dari aspek kebijakan maupun anggaran yang dikucurkan.

Menurutnya, keselarasan antara data struktur ekonomi dan arah kebijakan pembangunan adalah ukuran paling sederhana untuk menilai apakah pemerintah daerah serius menggarap potensi yang sesungguhnya menjadi penopang hidup sebagian besar warga kabupaten Dompu.

Pertanyaan tersebut, kata Alexander, lahir dari kesenjangan yang ia lihat sendiri pada postur APBD Kabupaten Dompu. Ia menyebut dukungan anggaran untuk sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan hanya berkisar 4,4 persen dari total APBD, sebuah angka yang menurutnya jauh tidak sebanding dengan kontribusi sektor tersebut bagi perekonomian daerah.

Yang menarik perhatian Alexander, meski porsi anggaran fisiknya hanya di kisaran 4,4 persen, suntikan dana itu tetap berhasil menggerakkan dan menjaga sektor pertanian sebagai penopang hidup utama masyarakat, dengan kontribusi 39,64 persen terhadap perputaran ekonomi Dompu. Sektor ini, kata dia, menjadi motor yang menghasilkan triliunan rupiah pada tingkat perputaran uang di kalangan petani.

Fakta tersebut lajut Alexander, seharusnya  memperkuat alasan agar anggaran ke sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan ditambah secara signifikan. Jika dengan dukungan anggaran yang relatif kecil sektor ini sudah mampu menyumbang hampir 40 persen perekonomian daerah, ia menilai hasilnya akan jauh lebih besar apabila pemkab Dompu berani menaikkan porsi anggaran sesuai dengan bobot kontribusi sektor tersebut.

Sebagai mantan pejabat di lingkup pemerintahan daerah, Akexander memahami bagaimana proses perencanaan dan penganggaran disusun setiap tahun. Pengalaman itu yang mendasari kekhawatirannya bahwa sektor-sektor strategis kerap hanya disebut dalam dokumen perencanaan tanpa diikuti pos anggaran yang memadai untuk benar-benar menggerakkan sektor tersebut secara nyata.

H. Alexander berharap agar pemangku kebijakan di Dompu dapat mengevaluasi atau meninjau kembali proporsi anggaran dan kebijakan yang selama ini diberikan kepada sektor pertanian, kehutanan, perikanan, serta perdagangan. (Idin)

 19,312 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Previous Post

Tanggapi Ketua DPRD, Kepala BPKAD Dompu Sebut Penundaan Bayar Berada di Ranah Teknis

Next Post

80 Persen Jalan Rusak, Anggota DPRD Dompu Minta Pemprov NTB Segera Perbaiki Akses Kecamatan Kilo

admin

admin

Related Posts

Konsolidasi Kekuatan Baru: BPP KAPMI Menata Ulang Arah Gerak Pengusaha Muda Indonesia
Ekonomi

Konsolidasi Kekuatan Baru: BPP KAPMI Menata Ulang Arah Gerak Pengusaha Muda Indonesia

22 Agustus 2026
Harga Cabai dan Ayam Naik di Pasar Bawah Dompu, Tomat Melonjak 50 Persen
Ekonomi

Harga Cabai dan Ayam Naik di Pasar Bawah Dompu, Tomat Melonjak 50 Persen

20 Agustus 2026
Penerima Bantuan Pangan di Dompu Melonjak, Naik 13.799 Keluarga Dibanding Tahun Lalu
Ekonomi

Penerima Bantuan Pangan di Dompu Melonjak, Naik 13.799 Keluarga Dibanding Tahun Lalu

20 Agustus 2026
Refleksi 81 Tahun Merdeka, Media Askar Soroti Kampus yang Masih Terkekang Kebijakan Negara
Ekonomi

Dua Wajah Indonesia: Gurita Oligarki dan Jurang Ketimpangan Kapital

18 Agustus 2026
Koperasi Berkedok, Anggota Jadi Korban: Dinas Koperasi Didesak Tegas Awasi Lembaga Keuangan Bermasalah
Ekonomi

Koperasi Berkedok, Anggota Jadi Korban: Dinas Koperasi Didesak Tegas Awasi Lembaga Keuangan Bermasalah

8 Agustus 2026
Masuki Agustus, TPP Bulan Juni di Sebagian OPD Masih Belum Cair
Ekonomi

Masuki Agustus, TPP Bulan Juni di Sebagian OPD Masih Belum Cair

2 Agustus 2026
Next Post
80 Persen Jalan Rusak, Anggota DPRD Dompu Minta Pemprov NTB Segera Perbaiki Akses Kecamatan Kilo

80 Persen Jalan Rusak, Anggota DPRD Dompu Minta Pemprov NTB Segera Perbaiki Akses Kecamatan Kilo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

PWI Sumbawa Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Usung Tema Dedikasi dan Karya

PWI Sumbawa Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Usung Tema Dedikasi dan Karya

10 September 2026
Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

Diikuti 120 Wartawan Se-NTB, PWI Gelar OKK Perdana dan UKW di Gedung Bank NTB Syariah

10 September 2026
Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana

Muhasabah Diri Ketika Ditimpa Bencana

8 September 2026
Kekeringan Dompu, Saatnya Pemkab Bertindak Cepat dan Berpikir Jangka Panjang

Kekeringan Dompu, Saatnya Pemkab Bertindak Cepat dan Berpikir Jangka Panjang

8 September 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang NTB POST

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS