• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tanggapi Ketua DPRD, Kepala BPKAD Dompu Sebut Penundaan Bayar Berada di Ranah Teknis

admin by admin
19 Juni 2026
in Ekonomi
0
Tanggapi Ketua DPRD, Kepala BPKAD Dompu Sebut Penundaan Bayar Berada di Ranah Teknis
159
SHARES
19.3k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU — Dalam urusan keuangan daerah, ada jarak yang lebar antara dua kata yang kerap dikira kembar yakni ditunda dan dihapus. Yang pertama berarti uang masih ada, hanya menunggu waktu. Yang kedua berarti hak yang benar-benar lenyap. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Dompu, Muhammad Syahroni, menyebut penundaan pembayaran sejumlah belanja daerah bertumpu pada jarak itu.

Bagi Syahroni, apa yang belakangan menjadi sorotan bukanlah hak yang dipangkas, melainkan giliran yang diatur. Kas daerah ia perlakukan layaknya satu sumber air bersama, banyak saluran menariknya pada saat bersamaan, sementara debit yang masuk tidak selalu sederas kebutuhan. Tugas pengelola kas adalah memastikan keran terbuka pada urutan yang tepat, tanpa menutup hak siapa pun atas air itu.

BERITA TERKAIT

Krisis Kas Daerah Tak Pernah Dilaporkan ke DPRD, Ketua DPRD Dompu Minta Bupati Evaluasi TAPD

Keuangan Pemkab Dompu Terancam Kolaps, Mantan Sekda Zainal Arifin : Kelola Belanja dengan Skala Prioritas Ketat

Belanja di Luar Gaji Tinggi, Keuangan Daerah Dompu Terancam Kolaps

Mengatur Giliran, Bukan Memangkas Hak

Penundaan pembayaran yang terjadi sekarang, kata Syahroni, adalah langkah pengelolaan kas akibat keterbatasan likuiditas yang sifatnya sementara, keadaan ketika kewajiban yang jatuh tempo untuk sesaat lebih besar daripada uang yang benar-benar tersedia di Kas Daerah.

Pada situasi seperti itu, yang dilakukan adalah menyelaraskan waktu pencairan dengan ketersediaan riil di kas. Tidak ada angka yang dicoret, tidak ada program yang dibatalkan.

“Tindakan tersebut murni merupakan bagian dari tugas operasional manajemen arus kas,” ujarnya.

Menurut Syahroni, Surat Sekretaris Daerah yang menjadi dasar kebijakan, tegasnya, hanya mengatur penundaan waktu pembayaran atau timing of payment. Surat itu tidak menggeser anggaran antar organisasi maupun antar belanja, dan tidak memotong pagu pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (DPA-OPD).

Memotong pagu atau menggeser anggaran antarprogram berarti mengubah struktur APBD kerangka yang sudah disepakati bersama. Sedangkan menggeser jadwal pencairan adalah tanpa menyentuh besaran dan peruntukan, hanya menyangkut kapan, bukan berapa atau untuk apa. Struktur tetap utuh, yang bergeser cuma urutan waktunya.

Tentang pertanyaan yang disampailan Ketua DPRD Dompu mengapa langkah ini tidak dilaporkan dan dikoordinasikan lebih dulu dengan dewan?

Jawabannya bertumpu pada peta kewenangan. Sekretaris Daerah, selaku Koordinator Pengelolaan Keuangan Daerah, disebut berwenang penuh mengarahkan kebijakan pelaksanaan APBD, termasuk melakukan pengendalian internal ketika sebagian pembayaran harus ditunda. Karena persoalannya bersifat teknis, yakni menyelaraskan waktu pencairan dengan isi kas yang sesungguhnya, maka Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Bendahara Umum Daerah (BUD) dinilainya memegang kewenangan penuh.

Karena TAPD serta BUD tidak memikul kewajiban khusus secara regulasi untuk melaporkan langkah tersebut secara insidental kepada DPRD.

Pernyataan ini berhadapan langsung dengan keberatan Ketua DPRD Dompu Ir. Muttakun, yang sebelumnya menilai dewan tidak dilibatkan dan tidak diberi laporan soal kondisi kas. 

Pada titik ini, dua cara pandang bertemu tanpa benar-benar bersentuhan. Yang satu mengukur persoalan dengan penggaris aturan tentang adakah kewajiban formal untuk melapor? Yang lain menimbangnya dengan ukuran relasi bahwa pantaskah seorang mitra dibiarkan tidak tahu? 

Keduanya menjawab pertanyaan yang berbeda dan karena itu, jawaban yang satu tidak otomatis menuntaskan keberatan yang lain.

Mengatur giliran tidak berarti tanpa prioritas. Syahroni menegaskan, kebijakan teknis itu ditempuh untuk menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus memastikan terpenuhinya belanja wajib dan mengikat, pos-pos yang tidak bisa ditawar dan harus berjalan lebih dulu, seperti gaji serta kewajiban yang melekat pada daerah.

Dengan kata lain, ketika air di sumber sedang surut, yang dipastikan mengalir terlebih dahulu adalah saluran-saluran yang paling vital. Selebihnya menunggu, bukan dihentikan.

Kepala BPKAD menjaminan bahwa selurin kewajiban daerah tetap menjadi prioritas untuk diselesaikan seiring membaiknya kondisi kas dan masuknya pendapatan maupun transfer pemerintah yang telah dijadwalkan.  Yang jelas, dari kursi tempat Syahroni duduk, persoalan ini terbaca bukan sebagai hak yang hilang, akan tetapi hanya waktu yang sedang diatur. (Idin)

 19,209 kali dilihat,  19,309 kali dilihat hari ini

Previous Post

Krisis Kas Daerah Tak Pernah Dilaporkan ke DPRD, Ketua DPRD Dompu Minta Bupati Evaluasi TAPD

admin

admin

Related Posts

Ketua DPRD Dompu Harapkan Figur Cerdas Berpenglaaman Isi Jabatan Asisten III
Ekonomi

Krisis Kas Daerah Tak Pernah Dilaporkan ke DPRD, Ketua DPRD Dompu Minta Bupati Evaluasi TAPD

19 Juni 2026
Keuangan Pemkab Dompu Terancam Kolaps, Mantan Sekda Zainal Arifin : Kelola Belanja dengan Skala Prioritas Ketat
Ekonomi

Keuangan Pemkab Dompu Terancam Kolaps, Mantan Sekda Zainal Arifin : Kelola Belanja dengan Skala Prioritas Ketat

12 Juni 2026
Heboh Perjalanan Dinas Rp19 Miliar, BPKAD Dompu Buka Suara Soal Pemangkasan Dana Pusat
Ekonomi

Belanja di Luar Gaji Tinggi, Keuangan Daerah Dompu Terancam Kolaps

12 Juni 2026
TPP ASN Dompu Ditunda, Saldo Kas Daerah Disebut Terbatas
Ekonomi

TPP ASN Dompu Ditunda, Saldo Kas Daerah Disebut Terbatas

11 Juni 2026
Harga Gas LPG 3 Kg Melonjak, Pemkab Dompu Turun Tangan
Ekonomi

Harga Gas LPG 3 Kg Melonjak, Pemkab Dompu Turun Tangan

8 Juni 2026
Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep  dan Sejarah Pernah Membuktikannya
Ekonomi

Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep dan Sejarah Pernah Membuktikannya

5 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Tanggapi Ketua DPRD, Kepala BPKAD Dompu Sebut Penundaan Bayar Berada di Ranah Teknis

Tanggapi Ketua DPRD, Kepala BPKAD Dompu Sebut Penundaan Bayar Berada di Ranah Teknis

19 Juni 2026
Ketua DPRD Dompu Harapkan Figur Cerdas Berpenglaaman Isi Jabatan Asisten III

Krisis Kas Daerah Tak Pernah Dilaporkan ke DPRD, Ketua DPRD Dompu Minta Bupati Evaluasi TAPD

19 Juni 2026
NTB Kucurkan Rp128 Miliar untuk Desa Berdaya, Sekda Tuntut Dampak yang Terukur

NTB Kucurkan Rp128 Miliar untuk Desa Berdaya, Sekda Tuntut Dampak yang Terukur

17 Juni 2026
Rambut Memutih, Jiwa Kembali ke Masa Putih Abu-Abu: Ratusan Alumni SMAN 1 Kota Bima Bernostalgia di Pantai Lawata

Rambut Memutih, Jiwa Kembali ke Masa Putih Abu-Abu: Ratusan Alumni SMAN 1 Kota Bima Bernostalgia di Pantai Lawata

17 Juni 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS