DOMPU — Bupati Dompu Bambang Firdaus berbicara terbuka tentang sejumlah pekerjaan rumah yang belum tuntas mulai dari jalan berlubang yang membahayakan, lampu jalan yang masih padam hingga aliran air bersih yang belum merata. Dia mengakui adanya kesenjangan antara kebutuhan masyarakat dan kemampuan fiskal daerah yang hingga kini masih menjadi tantangan nyata.
“Kami mengakui bahwa kondisi infrastruktur di Kabupaten Dompu masih jauh dari ideal, dengan tingkat kemantapan jalan daerah yang masih rendah dibandingkan total panjang jalan yang menjadi kewenangan daerah,” ungkap Bupati Bambang Firdaus secara lugas.
Bupati menjelaskan bahwa kemampuan APBD Kabupaten Dompu saat ini memang hanya memungkinkan untuk penanganan di titik-titik jalan yang paling mendesak dan paling mengancam keselamatan warga.
Selebihnya lanjut Bambang, pemerintah kabupaten harus mengantre dan berharap pada kucuran program dari pemerintah pusat, yang belakangan prioritasnya pun dinilai semakin berkurang untuk sektor infrastruktur daerah.
“Kami terus mengusulkan bantuan dan program pembangunan kepada pemerintah pusat guna mendukung perbaikan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Persoalan penerangan jalan turut mendapat perhatian khusus. Bupati Bambang mengakui bahwa masih banyak desa dan kelurahan yang belum terlayani secara optimal, akibat keterbatasan jaringan dan kondisi sarana yang sudah tidak memadai.
Dia berkomitmen untuk mendorong perbaikan secara bertahap, termasuk pengadaan lampu jalan bagi wilayah-wilayah yang selama ini hidup dalam kegelapan setelah matahari terbenam.
Adapun soal air bersih, Bupati mengakui PDAM Kabupaten Dompu masih dalam kondisi yang perlu pembenahan serius. Kendati demikian Bupati memastikan bahwa penerintah tidak tinggal diam.
Katanya sejumlah langkah konkret telah disiapkan, meliputi revitalisasi instalasi pengolahan air, pembenahan administrasi dan kelembagaan, serta audit menyeluruh untuk mendongkrak kualitas layanan kepada masyarakat.
Kabar lebih konkret datang dari Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kabupaten Dompu, Irfan, ST., MT. Ia memastikan bahwa sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi keluhan warga kini sudah memasuki tahap persiapan tender.
“Beberapa ruas jalan tengah dalam persiapan perencanaan tender dan akan segera dieksekusi pelaksanaannya di tahun anggaran 2026 ini,” tegasnya.
Menghadapi fakta ini Bupati Bambang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi dan mendukung jalannya pelaksanaan pembangunan di daerah tercinta ini.
menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah diarahkan pada satu tujuan yakni meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dompu secara bertahap dan berkelanjutan. (Idin)
10,400 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini











