KOTA BIMA, PersIndoNews.com – Siswa siswi alumni SMAN 1 Kota Bima angkatan tahun 1986, secara sederhana menyelenggarakan reuni untuk mengenang masa-masa sekolah. Kegiatan ini dihelat dalam bentuk Buka Puasa Bersama dengan sejumlah guru yang mengajar mereka kala itu. Sedikitnya ada 13 orang guru yang sempat hadir di acara yang digelar di Ruma Dining di Kelurahan Santi, pada Selasa 08/04/2024.

Semula terdata 19 orang guru bakal menghadiri acara reuni dan bukber ini, namun terkendala kondisi kesehatan dan memang sudah sepuh sehingga hanya sebagian saja yang sempat hadir. Ada guru Bahasa Inggris, Mansyur Dahlan dan M. Kasim, Garu Hitung Dagang H. Anas, Guru Geografi Ramli, ada beberapa guru lain seperti Hafid, Efendi, Abubakar, Juwaid dan Sudirman.
Surya Atmaja, salah seorang Panitia pada moment ini menyebut bahwa Reuni angkatan 86 SMAN 1 Kota Bima semata bertujuan untuk menyambung silaturrahim antara sesama siswa-siswi yang terpisah sudah 38 tahun. “Reuni ini murni untuk mengenang masa sekolah tanpa sayap politik. Selain itu kita mau menyampaikan apresiasi kita kepada para guru yang mengajar kita saat itu,” tegasnya.
Sedianya lanjut Surya, reuni ini dihajatkan untuk mengumpulkan kembali 400 orang mantan siswa siswi SMAN 1 Kota Bima angkatan 86 dari semua Jurusan yakni Jurusan IPA, IPS dan jurusan Bahasa. Namun terhalang tempat tinggal yang berjauhan dan sudah berpencar di berbagai daerah di seluruh nusantara sehingga harus direncanakan ulang agar personil yang ada bisa terkumpul lebih banyak.

H. Sutarman SE MM, pencetus ide reuni dan bukber yang banyak mengambil bagian dalam penganggaran ini juga menegaskan bahwa pihaknya semata hendak membangun komunikasi dengan seluruh alumnus SMAN 1 Kota Bima angkatan 86. “Silaturrahmi sudah pasti itu tujan awal namun, saya juga ingin mengambil pahala puasa orang-orang hebat ini tanpa mengurangi pahala puasa mereka,” tegasnya.
Menjawab pertanyaan tentang sayap dari pencetusan reuni dan bukber ini, katanya membangun kehidupan melalui jalur bisnis jauh lebih baik dan tidak berminat untuk di dunia politik. “Menjadi pengusaha adalah lebih baik,” tukasnya sambil melayani kawan-kawan sealumni yang hadir di arena reuni dan bukber.
Pertemuan setelah berpisah selama 38 tahun, membuat sebagian diantara mereka ada yang harus berkenalan ulang karena perubahan kerut wajah dan bentuk tubuh. Raut wajah para gadis di masa SMA yang kincrong dan mulus tentunya sudah banyak terjadi perubahan karena sudah melahirkan banyak anak dan termakan usia. Hal yang sama juga pada para jagoan yang kala masa SMA berotot dan atletis, hari ini terlihat semuanya berubah, gendut bahkan pandangan mata mereka pun sudah tidak seperti mata elang.
Yang nampak pada raut seluruh alumnus SMAN 1 Kota Bima angkatan 86, malam ini adalah kebahagiaan karena mereka bisa mengenal kembali para sahabatnya yang sudah lama tidak bersua. Mereka bahagia mengetahui bahwa kawan-kawannya sudah menjadi orang berhasil di berbagai daerah di tanah air.

Ternyata selama ini mereka sering bertemu dan berpapasan dalam banyak kesempatan akan tetapi mereka tidak saling kenal, bahkan ada salah seorang siswi alumnus yang menjabat sebagai Kepala Dinas di Kota Bima hari ini mengaku pernah diwawancarai wartawan Metro TV yang ternyata adalah teman seangkatan.
Hampir semua angkatan 86 SMAN 1 Kota Bima menjadi orang berhasil baik di Kabupaten dan Kota Bima, juga di berbagai daerah di seluruh nusantara, bahkan di Ibu Kota Negara (Jakarta). Hebatnya lagi, empat orang angkatan 86 SMAN 1 Kota Bima tercatat sebagai Profesor di beberapa Perguruan Tinggi, diantaranya adalah Prof. Mawardin kelas 1-6, Prof Ahyar Ahmad, Prof. Nurdin Arsyad dan Prof. Kamaluddin (kelas 1-6)
Sejumlah guru yang terdata dan sedianya akan hadir di acara ini antara lain H. Anas Tayeb, H. Abubakar Ismail, Jofruddin, H. Mursalin, M. Kasim, Ety, H. Mustamin, Effendi, H. Ramli, Mansyur Dahlan, Anwar Penaraga, Emon (Sakit), M. Yamin, H. Juwaid, Sudirman, Sjafruddin Dara, H. Muhammad Hasan Kasimo, A. Gani M. Amin, Nurhaidah. (Yi)
29,591 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini










