DOMPU – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, H. Khairul Insyan, SE., MM, mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan dan elemen masyarakat untuk merenungi, menghayati, dan merencanakan langkah nyata demi mewujudkan cita-cita Dompu Maju. Ajakan ini disampaikan sebagai penegasan bahwa jargon pembangunan daerah harus diterjemahkan menjadi kerja konkret, bukan sekadar diucapkan dalam forum-forum seremonial.
Khairul Insyan menegaskan bahwa Dompu Maju tidak boleh direduksi menjadi yel-yel yang hanya digaungkan pada acara-acara resmi. Menurutnya, frasa tersebut mengandung tanggung jawab besar yang diletakkan di pundak seluruh pihak, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, untuk terus melangkah dan bergerak ke depan.
“Dompu Maju jangan dijadikan yel-yel semata, tetapi merupakan satu tanggung jawab besar yang diletakkan di pundak semua pihak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk terus melangkah dan bergerak ke depan melakukan upaya-upaya sehingga pada masanya harapan Dompu Maju dapat diwujudkan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan arah pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dompu. Dokumen perencanaan lima tahunan ini mengusung tema “Mewujudkan Dompu Maju melalui Peningkatan Daya Saing SDM, Produktivitas Ekonomi dan Infrastruktur Berkualitas serta Birokrasi yang Inovatif dan Melayani”.
Tema ini menjadi rujukan bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun rencana strategis masing-masing, sehingga program-program yang dijalankan benar-benar mengarah pada satu tujuan besar yang sama.
Empat misi pembangunan, dua belas sasaran strategis daerah, dan enam program unggulan telah dirumuskan sebagai peta jalan menuju Dompu Maju. Ketersediaan sumber daya manusia yang berdaya saing, pertumbuhan ekonomi yang merata, infrastruktur berkualitas, serta birokrasi yang inovatif dan melayani menjadi empat pilar yang saling menopang dalam mewujudkan visi tersebut.
RPJMD Kabupaten Dompu periode berjalan juga diposisikan sebagai tahap pertama dari empat tahapan pembangunan menuju Dompu Emas 2045, selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2045.
Posisi ini menempatkan setiap capaian di tingkat kabupaten sebagai bagian dari rangkaian pembangunan jangka panjang provinsi maupun nasional, sehingga konsistensi arah kebijakan dari tahun ke tahun menjadi kunci keberhasilan.
Sektor pariwisata, pertanian, dan peternakan tetap menjadi andalan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Industrialisasi jagung dan pengembangan pabrik gula diproyeksikan menjadi komoditas unggulan yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat Dompu, sejalan dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah ini.
Khairul Insyan menyampaikan optimismenya bahwa dengan terus bergerak bersama dan melakukan berbagai upaya, cita-cita Dompu Maju pasti akan terwujud. Katanya, Kabupaten Dompu memiliki modal dasar yang tidak kalah dibandingkan daerah lain.
“Untuk mewujudkannya kita memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang tidak kalah dengan daerah lainnya,” ucapnya.
Pernyataan ini menegaskan keyakinan bahwa potensi lokal, baik dari sisi kekayaan alam maupun kualitas manusia, sudah cukup memadai sebagai fondasi pembangunan. Tantangan berikutnya terletak pada konsistensi seluruh pemangku kepentingan dalam menerjemahkan potensi tersebut menjadi program kerja yang terukur dan berkelanjutan, sesuai arah yang telah digariskan dalam RPJMD.
Pimpinan perangkat daerah diharapkan memperhatikan dan menyimak dengan serius setiap arah kebijakan yang telah ditetapkan, kemudian menurunkannya ke dalam rencana strategis di masing-masing unit kerja. Sinkronisasi antara perencanaan tingkat kabupaten dengan pelaksanaan di lapangan menjadi faktor penentu agar harapan besar Dompu Maju tidak berhenti sebagai wacana, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Idin)
5,043 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini











