• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Dinas Kesehatan Dompu Fogging Wilayah Terdampak Banjir

admin by admin
20 Januari 2025
in Kesehatan
0
Dinas Kesehatan Dompu Fogging Wilayah Terdampak Banjir
0
SHARES
16
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU – Mencegah terjadinya kasus demam berdarah dangue (DBD) akibat serangan nyamuk pembawa vektor, Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu melakukan fogging atau pengasapan di wilayah-wilayah yang terdeteksi bisa tumbuh kembang nyamuk yang dapat menularkan penyakit melalui gigitannya yakni, nyamuk Aedes, Anopheles, dan Culex.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Omiyati Fatimas S.Sos, Ph.D, kepada wartawan menyebutkan, fogging ini adalah tindakan pengasapan untuk membunuh nyamuk pembawa vektor atau yang menularkan penyakit DBD.

BERITA TERKAIT

Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG

Pertama dan Terbesar di Bali Nusra Donor Darah INTI dan UIN Tembus 1056 Kantong

Kunjungan Pasien di RSUD Dompu Kian Meningkat

Agar tepat sasaran maka fogging dilakukan di dua waktu yang bereda yakni di pagi hari dan di sore hari. Katanya, pagi yakni sekitar pukul 07.30 hingga pukul 09.00 dan sore sekitar pukul 15.30 sampan dengan 18.30. “ini adalah waktu yang tepat untuk fogging, karena nyamuk aedes aegypti betina menggigit atau menghisap darah manusia pada sekitar waktu tersebut” terang Omiyati.

Menurut Kepala Dikes Dompu, Fogging ini dilakukan khusus untuk mencegah terjadinya perkembangbiakan nyamuk Aedes, Anopheles, dan Culex di beberapa wilayah terdampak banjir yanks, di Kelurahan Bali, Bada, Potu, Karijawa, Simpasai, Kandai II, Montabaru, Desa Mbawi, Dorebara, Bakajaya dan Wawonduru.

Disebutkan bahwa, fogging bukanlah tindakan maksimal untuk mencegah warga terhindar dari gigitan nyamuk pembawa vektor, langkah yang paling tepat adalah penerapan 3 M Plus yaitu, Menguras, mengosongkan atau membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti bak mandi, ember air, dan tempat penampungan air minum. Menutup, menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air yang digunakan sehari-hari. Mendaur ulang, mengolah barang-barang bekas yang masih bisa digunakan lagi atau diolah sebagai bahan baku industri.

“Kami tetap menghimbau dan menganjurkan kepada seluruh masyarakat untuk rutin dan berkelanjutan dan bersama-sama membiasakan pencegahan DBD dengan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) melalui aksi 3M Plus,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu. (Idin/ad)

 5,743 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Previous Post

Langkah Pencegahan DBD Oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu

Next Post

PJ Gubernur NTB Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional : Dorong ASN Wujudkan Indonesia Emas 2045

admin

admin

Related Posts

Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG
Kesehatan

Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG

17 April 2026
Pertama dan Terbesar di Bali Nusra Donor Darah INTI dan UIN Tembus 1056 Kantong
Kesehatan

Pertama dan Terbesar di Bali Nusra Donor Darah INTI dan UIN Tembus 1056 Kantong

16 Februari 2026
Kunjungan Pasien di RSUD Dompu Kian Meningkat
Kesehatan

Kunjungan Pasien di RSUD Dompu Kian Meningkat

1 November 2025
Tingginya Kebutuhan Ruang Rawat Inap Akibatkan Kurangnya Ruang Terbuka di RSUD Dompu
Kesehatan

Tingginya Kebutuhan Ruang Rawat Inap Akibatkan Kurangnya Ruang Terbuka di RSUD Dompu

30 Oktober 2025
Bupati Bambang Firdaus Sebut RSUD Dompu Sumpek dan Tidak Layak Secara Kesehatan
Kesehatan

Bupati Bambang Firdaus Sebut RSUD Dompu Sumpek dan Tidak Layak Secara Kesehatan

30 Oktober 2025
Rakor dan Rembuk Stunting 2025, Pemerintah Pastikan Penurunan Kasus Stunting
Kesehatan

Rakor dan Rembuk Stunting 2025, Pemerintah Pastikan Penurunan Kasus Stunting

10 September 2025
Next Post
PJ Gubernur NTB Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional : Dorong ASN Wujudkan Indonesia Emas 2045

PJ Gubernur NTB Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional : Dorong ASN Wujudkan Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Heboh Perjalanan Dinas Rp19 Miliar, BPKAD Dompu Buka Suara Soal Pemangkasan Dana Pusat

Heboh Perjalanan Dinas Rp19 Miliar, BPKAD Dompu Buka Suara Soal Pemangkasan Dana Pusat

18 April 2026
Kritikan Ibu Hamil Terhadap MBG Direspon Laporan Hukum

Kritikan Ibu Hamil Terhadap MBG Direspon Laporan Hukum

17 April 2026
Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG

Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG

17 April 2026
Masyarakat Menunggu Realisasi Janji Politik Bambang Firdaus – Syirajuddin

Masyarakat Menunggu Realisasi Janji Politik Bambang Firdaus – Syirajuddin

16 April 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS