DOMPU – Pemerintah kabupaten Dompu semakin intens melakukan pembicaraan dengan pihak PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur (Persero) guna membahas rencana untuk meminjam dana bagi pelaksanaan pembangunan sejumlah infrastruktur vital di Dompu.
Bupati Dompu kepada NTB POST menyebutkan, rencana mengajukan pinjaman ke PT SMI ini adalah buah dari kebijakan pemerintah pusat yang sudah melakukan pemangkasan terhadap dana tranfer ke daerah (TKD). “bisa dipastikan kita akan mendapatkan persetujuan pinjaman dari PT SMI,” tegasnya.
Menurut Bambang, pinjaman dari PT SMI ini akan difokuskan untuk memperluas layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dalam rangka meningkatkan pelayanan dasar masyarakat.
Melalui pinjaman dari PT SMI ini diyakini dapat menghidupkan kembali atau meningkatkan sistem penyediaan air bersih dengan melakukan perbaikan infrastruktur seperti pipa, pompa, dan sumber air.
Kenapa harus air bersih ? Bupati Bambang Firdaus menegaskan bahwa kebutuhan vital manusia adalah air bersih dan menjadi sumber pendapatan daerah apabila dikelola dengan optimal dan maksimal. “Tentu saja dari iuran air kita dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dan ini adalah pendapatan yang pasti adanya,” jelas Bupati Senin 22/12/2025.
Selain untuk membiayai revitalisasi air bersih pinjaman yang akan didapat dari PT SMI lanjut Bambang, akan diarahkan untuk peningkatan lampu jalan. “Kita akan mendahulukan kebutuhan air dan penerangan bahasa Dompu Pi ro Afi na,” seloroh Bupati.
Dengan pembangunan lampu jalan maka PAD akan diperoleh melalui iuran lampu jalan. Artinya pembangunan yang dibiayai oleh PT SMI ini diarahkan pada sekror yang bisa menghasilkan PAD.
Inshaa Allah kita akan mendapatkan pinjaman sekitar Rp 70 hingga Rp 80 milyar dengan pengembalian selama periode penerintahan Bambang Firdaus – Sirajuddin. (Idin)
25,263 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini











