• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Tajuk

Anggaran Jumbo di Bagian Kesra Setda Dompu, Efisiensi Dipertanyakan

admin by admin
14 April 2026
in Tajuk
0
Anggaran Jumbo di Bagian Kesra Setda Dompu, Efisiensi Dipertanyakan

Screenshot

1.9k
SHARES
29.2k
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

 

DOMPU — Kebijakan efisiensi anggaran yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Dompu seharusnya menjadi momentum untuk menata ulang prioritas belanja daerah secara rasional, terukur, dan berkeadilan. Namun, fakta di lapangan justru efisiensi tidak dijalankan secara konsisten, bahkan hanya sekadar jargon administratif yang tidak menyentuh substansi.

BERITA TERKAIT

Bantuan Pangan yang Menyingkap Data Kemiskinan di Dompu

Evaluasi Anggaran Birokrasi : Pemkab Dompu Perlu Bercermin pada Gubernur Jabar

Antara Rencana Pembangunan dari Utang dan Kemandirian Fiskal Pemkab Dompu

Sorotan publik kini mengarah pada pengelolaan anggaran di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Dompu yang nilainya cukup fantastis yakni lebih dari Rp 7 miliar. Angka ini bukan sekadar besar, justru agak janggal ketika dibandingkan dengan alokasi anggaran di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang secara fungsi dan mandat jauh lebih teknis serta bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Dinas Sosial, misalnya, hanya mengelola anggaran sekitar Rp300 juta. Padahal, beban kerja dinas ini menyangkut penanganan kemiskinan, bantuan sosial, hingga perlindungan kelompok rentan. Demikian pula Dinas  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) yang hanya mengela anggaran kurang lebih Rp 1 milyar. Bukankah perencanaan anggaran harus berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat ?

Ketimpangan ini memunculkan dugaan yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Publik berhak mempertanyakan dasar pertimbangan pemerintah daerah dalam memberikan kewenangan pengelolaan anggaran yang begitu besar kepada Bagian Kesra. 

Apakah ada urgensi program yang sedemikian strategis sehingga memerlukan alokasi jumbo ?  Ataukah justru terdapat praktik penggeseran anggaran yang tidak transparan ?

Lebih jauh, muncul kecurigaan tentang adanya “titipan anggaran” atau pola distribusi yang sarat kepentingan politik juga mulai mencuat. Dalam konteks pemerintahan daerah, isu “bagi-bagi kue” kepada kelompok tertentu atau tim sukses bukanlah hal baru. Namun, jika benar terjadi, maka ini bukan sekadar persoalan etika, melainkan pelanggaran serius terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Pemerintah daerah tidak bisa menutup mata terhadap persepsi publik yang berkembang. Transparansi menjadi kunci. Setiap rupiah anggaran harus dapat dijelaskan secara terbuka, untuk apa digunakan, siapa penerima manfaatnya, dan apa indikator keberhasilannya. Tanpa itu, efisiensi hanya akan menjadi slogan kosong, sementara praktik pengelolaan anggaran berjalan tanpa akuntabilitas.

Tajuk ini tidak bertujuan menghakimi, melainkan mendorong klarifikasi. Bupati – Wakil Bupati dan jajaran terkait perlu segera membuka ruang penjelasan kepada publik. Sebab dalam tata kelola pemerintahan modern, kepercayaan publik adalah modal utama dan kepercayaan itu hanya bisa dijaga melalui keterbukaan dan konsistensi.

Jika efisiensi benar-benar menjadi komitmen, maka ia harus tercermin dalam distribusi anggaran yang adil, proporsional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas, bukan pada segelintir kelompok. Dompu tidak kekurangan potensi, tetapi tanpa tata kelola anggaran yang sehat, potensi itu hanya akan menjadi angka-angka di atas kertas.

 29,286 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Previous Post

Videotron Ratusan Juta yang Minim Fungsi di Dompu

Next Post

Dompu Dalam Radar KPK, Diminta Buka Data Hibah, Proyek Strategis, hingga Pengadaan 2025–2026

admin

admin

Related Posts

Bantuan Pangan yang Menyingkap Data Kemiskinan di Dompu
Tajuk

Bantuan Pangan yang Menyingkap Data Kemiskinan di Dompu

24 Mei 2026
Evaluasi Anggaran Birokrasi : Pemkab Dompu Perlu Bercermin pada Gubernur Jabar
Tajuk

Evaluasi Anggaran Birokrasi : Pemkab Dompu Perlu Bercermin pada Gubernur Jabar

21 Mei 2026
Antara Rencana Pembangunan dari Utang dan Kemandirian Fiskal Pemkab Dompu
Tajuk

Antara Rencana Pembangunan dari Utang dan Kemandirian Fiskal Pemkab Dompu

18 Mei 2026
Provinsi Pulau Sumbawa : Menanti Ketukan Palu Terbukanya Moratorium
Tajuk

Provinsi Pulau Sumbawa : Menanti Ketukan Palu Terbukanya Moratorium

16 Mei 2026
Jabatan Asisten III, Muda Berenergi atau Tua Mengayomi
Tajuk

Jabatan Asisten III, Muda Berenergi atau Tua Mengayomi

8 Mei 2026
Di Mana Lakey-Tambora dalam Skema Bali-Nusra ?
Pariwisata

Di Mana Lakey-Tambora dalam Skema Bali-Nusra ?

6 Mei 2026
Next Post
Dompu Dalam Radar KPK, Diminta Buka Data Hibah, Proyek Strategis, hingga Pengadaan 2025–2026

Dompu Dalam Radar KPK, Diminta Buka Data Hibah, Proyek Strategis, hingga Pengadaan 2025–2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Reuni Lintas Angkatan SMANBIMA : Pulang Bukan untuk Nostalgia, tapi untuk Berbuat

Reuni Lintas Angkatan SMANBIMA : Pulang Bukan untuk Nostalgia, tapi untuk Berbuat

6 Juni 2026
Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep  dan Sejarah Pernah Membuktikannya

Rupiah Tersungkur, Sandiaga Uno Punya Resep dan Sejarah Pernah Membuktikannya

5 Juni 2026
DPRD Dompu Apresiasi Kemitraan Petani Tebu dengan PT SMS di Kecamatan Pekat

DPRD Dompu Apresiasi Kemitraan Petani Tebu dengan PT SMS di Kecamatan Pekat

4 Juni 2026
Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok PR Imilna dan Buka Pelatihan Desain Produk di Pekat

Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok PR Imilna dan Buka Pelatihan Desain Produk di Pekat

4 Juni 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS