• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews
  • Login
NtbPost.co
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi
No Result
View All Result
NtbPost.co
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Kabupaten Dompu Masih Berpredikat KLB Rabies

admin by admin
6 April 2023
in Kesehatan
0
Kabupaten Dompu Masih Berpredikat KLB Rabies
0
SHARES
33
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

DOMPU, PERSINDONEWS.COM – Serangan anjing gila atau penular rabies, hingga Maret tahun 2023, masih saja terjadi di sejumlah Desa di Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Karenanya, Kabupaten Dompu masih berpredikat sebagai daerah kejadian luar biasa (KLB Rabies.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu, Hj. Maria Ulfa, S.ST, MM.Kes, pagi ini Kamis 05/06/2023 mengakui masih ada dan banyaknya kasus serangan hewan penular rabies (HPR) yang mengancam kehidupan masyarakat di Dompu.

BERITA TERKAIT

Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG

Pertama dan Terbesar di Bali Nusra Donor Darah INTI dan UIN Tembus 1056 Kantong

Kunjungan Pasien di RSUD Dompu Kian Meningkat

Hj. Ulfa menghimbau seluruh masyarakat untuk waspada terhadap ancaman penyakit yang sangat mematikan ini. Katanya, rabies atau penyakit yang terjadi akibat virus yang ditimbulkan oleh gigitan anjing gila ini harus ditangani dengan sangat serius. 

“Apabila tidak langsung ditangani dengan pemberian vaksin anti virus rabies, mereka yang terjangkit virus anjing rabies (VAR) biasanya mengalami inveksi hingga peradangan pada otak dan bisa berujung pada kematian,” jelasnya.

Disebutkan, kasus KLB Rabies di Kabupaten Dompu ditetapkan sejak terjadinya gigitan anjing rabies pada sejumlah warga di tahun 2019, yang mana pada saat itu sekitar 13 orang dinyatakan meninggal dunia akibat terinfeksi virus rabies. 

Hingga November 2019. terjadi lonjakan serangan dan gigitan anjing rabies  dimana tercatat 1600 orang warga Kabupaten Dompu digigit anjing rabies. Sepanjang tahun 2022 kasus gigitan HPR masih tergolong tinggi yakni sekitar 318 kasus.   

Menurut Ulfa, langkah kongkrit yang dapat dilakukan oleh seluruh Stake Holder di Kabupaten Dompu dalam menanggulangi kasus KLB Rabies ini masih dengan mengoptimalkan vaksinasi anti rabies (VAR). “Obat vaksin yang dikirim pemerintah pusat ke Dompu untuk penuntasan kasus KLB Rabies masih sangat cukup.” urainya. 

Karenanya, Ulfa mengingatkan para warga yang menjadi korban gigitan anjing rabies agar langsung mendatangi tempat layanan kesehatan untuk mendapatkan vaksinasi anti rabies. 

“Jangan vaksinasi saat gigitan pertama saja, tapi harus di vaksinasi lanjutan pada hari ke 7 dan hari ke 21. Penting untuk diingat, rabies dapat mengancam nyawa begitu gejalanya muncul. Oleh sebab itu, pastikan untuk mendapatkan serum atau vaksin rabies,“ tegasnya. (Sya/ad)

Previous Post

Penyelesaian Proyek RS Pratama Mangge Lewa Sudah Sesuai Aturan

Next Post

Hadapi Puasa Ramadhan, Ini Pesan Bupati H.Kader Jaelani 

admin

admin

Related Posts

Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG
Kesehatan

Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG

17 April 2026
Pertama dan Terbesar di Bali Nusra Donor Darah INTI dan UIN Tembus 1056 Kantong
Kesehatan

Pertama dan Terbesar di Bali Nusra Donor Darah INTI dan UIN Tembus 1056 Kantong

16 Februari 2026
Kunjungan Pasien di RSUD Dompu Kian Meningkat
Kesehatan

Kunjungan Pasien di RSUD Dompu Kian Meningkat

1 November 2025
Tingginya Kebutuhan Ruang Rawat Inap Akibatkan Kurangnya Ruang Terbuka di RSUD Dompu
Kesehatan

Tingginya Kebutuhan Ruang Rawat Inap Akibatkan Kurangnya Ruang Terbuka di RSUD Dompu

30 Oktober 2025
Bupati Bambang Firdaus Sebut RSUD Dompu Sumpek dan Tidak Layak Secara Kesehatan
Kesehatan

Bupati Bambang Firdaus Sebut RSUD Dompu Sumpek dan Tidak Layak Secara Kesehatan

30 Oktober 2025
Rakor dan Rembuk Stunting 2025, Pemerintah Pastikan Penurunan Kasus Stunting
Kesehatan

Rakor dan Rembuk Stunting 2025, Pemerintah Pastikan Penurunan Kasus Stunting

10 September 2025
Next Post
Hadapi Puasa Ramadhan, Ini Pesan Bupati H.Kader Jaelani 

Hadapi Puasa Ramadhan, Ini Pesan Bupati H.Kader Jaelani 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Heboh Perjalanan Dinas Rp19 Miliar, BPKAD Dompu Buka Suara Soal Pemangkasan Dana Pusat

Heboh Perjalanan Dinas Rp19 Miliar, BPKAD Dompu Buka Suara Soal Pemangkasan Dana Pusat

18 April 2026
Kritikan Ibu Hamil Terhadap MBG Direspon Laporan Hukum

Kritikan Ibu Hamil Terhadap MBG Direspon Laporan Hukum

17 April 2026
Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG

Warga Jalan Baru Karijawa Dompu Keluhkan Limbah Dapur MBG

17 April 2026
Masyarakat Menunggu Realisasi Janji Politik Bambang Firdaus – Syirajuddin

Masyarakat Menunggu Realisasi Janji Politik Bambang Firdaus – Syirajuddin

16 April 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Pemasangan Iklan
  • Contact Us
  • Peraturan Perusahaan
  • Tentang PersIndoNews

© 2022 - Ntbpost.co - Developed by Tokoweb.co

  • Beranda
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Politik
  • Kriminal
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pembangunan
  • Investigasi
  • Lainnya
    • Nusantara
    • Pariwisata
    • Sosial Budaya
    • Teknologi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS